Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Update Gempa NTT: 53 Orang Meninggal, 135 Alami Luka-luka
Rumah warga di Bima yang mengalami kerusakan dampak gempa NTT, Sabtu (15/8/2026). (dok. BPBD NTB)
  • BNPB mencatat 53 orang meninggal akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, berdasarkan data hingga Minggu sore.
  • Sebanyak 135 korban luka dirawat di fasilitas kesehatan setelah gempa, sementara BNPB menyatakan pendataan masih terus divalidasi dan bersifat dinamis.
  • Kerusakan bangunan meliputi 154 rumah rusak berat, 49 rumah rusak sedang, serta 38 rumah rusak ringan akibat guncangan gempa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gempa besar mengguncang Nusa Tenggara Timur. BNPB bilang 53 orang meninggal dan 135 orang luka lalu dirawat. Gempa itu kuat sekali, yaitu 7,7 magnitudo. Banyak rumah juga rusak, ada yang rusak berat, sedang, dan ringan. Sekarang BNPB masih mengecek lagi supaya jumlahnya benar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) kemarin, bertambah menjadi 53 orang berdasarkan data Minggu (16/8/2026).

"Korban jiwa meninggal dunia per sore ini total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia," kata

Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam konferensi pers, Minggu.

BNPB melaporkan korban luka akibat gempa yang dirawat di fasilitas kesehatan berjumlah total 135 jiwa. Selain itu, akibat guncangan gempa bumi berkekuatan 7,7 Magnitudo itu, ada 154 unit rumah rusak berat, 49 unit rusak sedang, dan 38 unit rusak ringan akibat gempa.

"Tentu saja data berkembang dinamis, dan akan melakukan percepatan dalam validasi data," ujar dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article