Jakarta, IDN Times - Seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) dengan pangkat pembantu letnan satu (Peltu) menjadi korban pengeroyokan di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat usai menegur ibu yang berkelakuan kasar terhadap anaknya. Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Jumat (24/4/2026). Kejadian tersebut terekam kamera amatir dan viral di media sosial.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengonfirmasi korban pengeroyokan adalah anggota militer dari TNI AD.
"Iya, korban (pengeroyokan) TNI AD pangkat Peltu. Korban negur seorang Ibu karena memukul anaknya. Karena tidak terima, lalu terjadi lah pemukulan (ke korban)," ujar Made ketika dikonfirmasi pada Minggu (26/4/2026).
Akibat pengeroyokan itu, anggota TNI AD tersebut mengalami luka memar di bagian badan.
