Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Viral Pemalakan Bajaj di Tanah Abang, Pramono: Tak Boleh Terjadi Lagi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara Halal Bihalal di Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan dukungan penuh terhadap aparat untuk memberantas premanisme dan memastikan tindakan tegas terus dilakukan agar kejadian serupa tak terulang.
  • Sebuah video viral memperlihatkan sopir bajaj dipalak dua pria di kawasan Tanah Abang, membuat publik heboh dan mendorong aparat segera bertindak.
  • Polisi berhasil menangkap pelaku berinisial DP yang memalak sopir bajaj di Pasar Blok A Tanah Abang setelah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
11 April 2026

Video yang memperlihatkan sopir bajaj dipalak dua pria di Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Polisi segera menindaklanjuti laporan tersebut.

12 April 2026

Polisi menangkap pelaku berinisial DP (27) terkait aksi pemalakan sopir bajaj di Pasar Blok A Tanah Abang. Penangkapan dilakukan setelah penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang.

14 April 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan penuh terhadap aparat dalam memberantas premanisme. Ia menegaskan tindakan tegas harus terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kasus pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi viral dan mendorong tindakan tegas dari aparat serta dukungan penuh dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
  • Who?
    Pelaku berinisial DP (27) telah diamankan oleh Polres Metro Jakarta Pusat. Korban adalah seorang sopir bajaj yang dipalak saat bekerja. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut memberikan pernyataan resmi.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di kawasan Pasar Blok A Tanah Abang, Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Pernyataan Gubernur disampaikan pada Selasa, 14 April 2026 di Jakarta Timur.
  • Why?
    Aksi pemalakan dilakukan untuk meminta setoran uang harian kepada sopir bajaj. Pemerintah menegaskan penindakan dilakukan agar premanisme tidak kembali terjadi di wilayah Jakarta.
  • How?
    Video pemalakan viral di media sosial memicu penyelidikan cepat oleh Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang hingga pelaku berhasil ditangkap di rumah kontrakannya
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang jahat minta uang ke sopir bajaj di Tanah Abang. Videonya ramai di internet. Polisi lalu cari dan tangkap orang itu. Gubernur Jakarta namanya Pak Pramono bilang preman tidak boleh ganggu orang lagi. Sekarang pelaku sudah ditangkap, dan pemerintah bantu polisi supaya kejadian begitu tidak terjadi lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan penuh terhadap langkah aparat dalam memberantas aksi premanisme di Ibu Kota, termasuk pemalakan terhadap pedagang maupun pengemudi transportasi umum.

Pramono menegaskan, tindakan tegas terhadap pelaku premanisme harus terus dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di Jakarta.

“Kemarin yang melakukan pemalakan baik itu kepada pedagang maupun bajaj sudah ditangkap semua. Pemerintah DKI Jakarta memberikan support sepenuhnya untuk hal seperti ini, tidak boleh terjadi lagi,” ujar Pramono di Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).

1. Pramono dukung tindakan tegas premanisme

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Pramono mengatakan, Pemprov DKI siap memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam menindak setiap bentuk premanisme tanpa pandang bulu.

“Jadi saya sebagai Gubernur Jakarta termasuk memberikan support untuk mengambil tindakan tegas terhadap premanisme kepada siapapun di Jakarta ini,” tegasnya.

2. Viral video pemalakan sopir bajaj

Stasiun Tanah Abang Baru Pasca Revitalisasi (IDN Times/Anggia Leksa)

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang sopir bajaj diduga dipalak dua pria di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral di media sosial pada Sabtu, 11 April 2026. Dalam rekaman tersebut, sopir bajaj mengaku harus menyetor uang hingga Rp100 per hari.

Sementara, polisi pun menindaklanjuti video viral aksi pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Blok A Pasar Tanah Abang itu.

3. Polisi tangkap pelaku

Ilustrasi polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)

Pelaku berinisial DP, 27 tahun, ditangkap Polres Metro Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 12 April 2021 sekitar pukul 16.00 WIB di kawasan Pasar Blok A Tanah Abang, Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang.

Dalam kejadian itu, polisi mengungkap korban mengalami kerugian Rp2.000. Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pelaku di rumah kontrakannya

Editorial Team