Polisi Cari Fakta Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Meski Laporan Dicabut

- Polres Metro Jakarta Pusat tetap menyelidiki dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya meski laporan dari temannya, NA, telah dicabut.
- Penyelidikan mencakup pemeriksaan saksi, rekaman CCTV, serta kunjungan ke rumah korban dan orang tuanya untuk mengumpulkan bukti tambahan.
- Keberadaan Jesslyn masih belum diketahui dan polisi mendalami kemungkinan korban berada di luar Jakarta atau pergi atas kemauannya sendiri.
Jakarta, IDN Times - Polres Metro Jakarta Pusat memastikan tetap melanjutkan penyelidikan dugaan penculikan terhadap JW atau Jesslyn Wijaya meski pelapor telah mencabut laporan polisi.
Hingga kini, polisi juga menyatakan korban belum ditemukan dan masih berupaya memastikan apakah peristiwa tersebut merupakan tindak pidana atau terjadi atas kemauan korban.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pihaknya menerima laporan dugaan penculikan yang diajukan oleh teman korban berinisial NA.
"Benar jadi kami menerima laporan polisi dari pelapor atas Nama NA selaku teman korban yang melaporkan adanya dugaan penculikan. Korban bernama JW. Kejadian di Restoran Saung Kito pada Senin (13/7) diduga korban didatangi oleh lima orang yang membawa paksa dan pergi dari restoran itu," kata dia, dikutip Selasa (21/7/2026).
1. Polisi lakukan pemeriksaan saksi dan CCTV

Roby mengatakan polisi telah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memeriksa saksi, CCTV, serta mendatangi rumah korban dan orang tuanya.
"Kami dari Polres Jakpus sudah menerima laporan polisinya dan sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian yang dilaporkan tersebut. Termasuk memeriksa CCTV di lokasi, saksi-saksi termasuk rumah daripada korban dan orang tua korban," kata dia.
2. Pelapor cabut laporan tapi penanganan tetap dilakukan

Menurut Roby, pada Minggu (19/7) pelapor mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat untuk mencabut laporan. Namun, pencabutan itu belum membuat polisi menghentikan penanganan perkara.
"Perkembangan terbarunya adalah pada hari Minggu tanggal 19 pelapor datang ke Polres Jakpus untuk mencabut laporan. Namun kami dari Polres Jakpus belum menghentikan penyelidikan karena kita masih belum menemukan keterangan perkara yang sebenarnya terjadi apakah ada perbuatan pidana dalam perbuatan tersebut," ujarnya.
3. Kemungkinan tak ada di Jakarta

Hingga saat ini, polisi menyatakan keberadaan korban masih belum diketahui. Dia mengatakan, kemungkinan korban tak ada di Jakarta namun pihaknya masih mendalami hal tersebut.
"Belum jadi untuk korban masih kami lakukan penyelidikan keberadaannya. Ada kemungkinan tidak di Kota Jakarta, namun kami masih melakukan penyelidikan sampai dengan menemukan benarkah peristiwa ini atas kemauan korban atau memang ada dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan di awal," kata Roby.


















