Jakarta, IDN Times - Kementerian Pertahanan (Kemhan) angkat bicara soal unggahan yang viral di media sosial terkait adanya larangan penggunaan jilbab bagi calon mahasiswi Universitas Pertahanan (Unhan). Kemhan mengakui adanya penyesuaian berbusana bagi calon kadet ketika Latihan Dasar Militer (Latsarmil) yang akan dilaksanakan di Akdemi Militer, Magelang, Jawa Tengah.
Penggunaan jilbab memang tidak dianjurkan. Namun, hal tersebut dilakukan lantaran mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan selama latihan, khususnya kegiatan yang membutuhkan keleluasaan gerak. Meski begitu, Kemhan menggarisbawahi tidak ada aturan yang secara spesifik melarang penggunaan hijab bagi kadet perempuan.
"Terkait informasi mengenai tidak digunakannya hijab pada saat latihan dasar militer (latsarmil) yang dilaksanakan di Akademi Militer, Magelang, ketentuan tersebut diterapkan pada kegiatan tertentu dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan selama latihan, khususnya kegiatan yang membutuhkan keleluasaan gerak maupun penggunaan perlengkapan latihan," ungkap Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait, dalam keterangan, Senin (24/8/2026).
Rico menjelaskan ketentuan tersebut merupakan pengaturan teknis latsarmil, dan tidak ditujukan sebagai pembatasan terhadap keyakinan maupun pelaksanaan ajaran agama.
"Justru di dalam kehidupan sehari-hari, kadet perempuan muslim dapat menggunakan hijab ketika berada di lingkungan tempat tinggal atau mess, serta pada kegiatan tertentu di luar kampus, termasuk saat melaksanakan magang," tutur dia.
Pernyataan itu dirilis Kemhan menanggapi kisah seorang calon mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi, Unhan, Asma Wafa Ahdina, yang memilih mengundurkan diri usai diterima. Hal itu lantaran ia tidak bersedia melepas jilbabnya. Dalam unggahannya, Asma mengaku hanya diberikan dua pilihan oleh pihak kampus yakni melepas jilbab atau mundur.
"Pilihan yang ada bagi kami hanya lepas atau mundur. Saya memilih opsi kedua. Bukan alasan yang 'cuma itu', menurut saya hijab adalah kehormatan para muslimah, hijab adalah pilihan saya sebagai manusia yang merdeka," katanya dalam unggahan di Threads, dikutip hari ini.
