Jakarta, IDN Times - Ulta Levenia Nababan kini sedang menjadi perbincangan di media sosial. Sebab, di salah satu podcast, Ulta menyebut bencana bisa terjadi oleh teknologi, salah satunya High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP). Ulta dikaitkan sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP).
Namun, Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, membantah. Dia mengatakan, Ulta sudah tidak lagi bekerja di kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).
"Ulta sudah bukan di KSP lagi. Dulu dia di staf KSP sebagai tenaga ahli utama, tetapi sekarang sudah tidak. Dia sekarang salah satu deputi di Bakom," ujar Dudung dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).
