Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
17 Orang Kena OTT KPK, Wamen ATR Akan Dalami Sumber Masalah di BPN Bogor
Wamen ATR/BPN Ossy Darmawan memastikan pelayanan publik di BPN Kabupaten Bogor tak terganggu setelah OTT KPK. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Wamen ATR/BPN Ossy Darmawan akan mendalami dugaan korupsi di Kantor BPN Kabupaten Bogor setelah operasi tangkap tangan.
  • Kementerian ATR/BPN menyiapkan evaluasi menyeluruh yang disebut berlaku di seluruh kantor pertanahan daerah.
  • KPK mengamankan 17 orang terkait dugaan korupsi pengurusan HGB di Kabupaten Bogor dan masih meminta keterangan mereka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah evaluasi diterapkan di semua kantor pertanahan?
Vote Now
Selasa (15/9/2026)

Ossy Darmawan menyatakan akan mendalami dugaan korupsi di BPN Kabupaten Bogor dan melakukan evaluasi menyeluruh. Budi Prasetyo mengatakan KPK mengamankan 17 orang yang masih dimintai keterangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah evaluasi diterapkan di semua kantor pertanahan?
Vote Now
  • What?
    Dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan di Kabupaten Bogor yang ditangani melalui operasi tangkap tangan KPK.
  • Who?
    Ossy Darmawan, Kementerian ATR/BPN, KPK, Budi Prasetyo, 17 orang yang diamankan, seorang direktur jenderal, dan dua kepala kantor pertanahan.
  • Where?
    Di lingkungan Kantor BPN Kabupaten Bogor. Ossy menyampaikan pernyataannya di Gedung DPR, Jakarta.
  • When?
    Selasa (15/9/2026).
  • Why?
    Untuk mengetahui sumber permasalahan dan melakukan evaluasi secara menyeluruh di kantor pertanahan.
  • How?
    KPK mengamankan 17 orang dalam OTT dan masih meminta keterangan. Kementerian ATR/BPN melakukan koordinasi antar pimpinan serta menyatakan kooperatif terhadap proses hukum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah evaluasi diterapkan di semua kantor pertanahan?
Vote Now

Aku tahu Pak Ossy dari Kementerian ATR/BPN mau mencari tahu masalah dugaan korupsi di BPN Bogor. KPK membawa 17 orang untuk dimintai keterangan. Ada seorang dirjen dan dua kepala kantor pertanahan. Sekarang KPK masih memeriksa mereka, sementara Kementerian ATR/BPN akan melakukan evaluasi di kantor pertanahan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah evaluasi diterapkan di semua kantor pertanahan?
Vote Now

Pernyataan untuk mendalami sumber permasalahan menunjukkan adanya langkah evaluasi internal setelah OTT di BPN Bogor. Kementerian ATR/BPN juga menyatakan evaluasi tidak hanya berlaku di Bogor, sambil menghormati proses hukum KPK dan melaksanakan koordinasi antar pimpinan untuk meningkatkan integritas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah evaluasi diterapkan di semua kantor pertanahan?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Darmawan menyatakan akan mendalami duduk perkara kasus dugaan korupsi di lingkungan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor setelah sejumlah pejabat setempat terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Langkah ini dilakukan untuk melakukam evaluasi secara menyeluruh. Ia memastikan evaluasi tak hanya berlaku untuk BPN Bogor, melainkan di semua cabang kantor pertanahan di daerah.

"Semua tempat tentunya harus terus kita lakukan evaluasi, terutama jika memang kejadian ini seperti apa. Ini yang harus kita ketahui dulu sumber permasalahannya apa. Dari situlah baru kita coba carikan solusi dan lakukan evaluasi menyeluruh," kata Ossy di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Kementerian ATR/BPN menghormati proses hukum yang berjalan di KPK dan memastikan akan bersikap kooperatif atas segala proses hukum dalam kasus ini. Ossy menyebut, Kementerian ATR/BPN belum dapat menyampaikan terkait substansi perkara, kronologis kejadian dan informasi-informasi kasus ini ini. Ia menyerahkan terhadap KPK.

"Kami dari sisi Kementerian ATR/BPN terus melaksanakan koordinasi antar pimpinan untuk memastikan bahwa integritas kita terus bisa ditingkatkan," kata politikus Demokrat itu.

KPK mengamankan 17 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. Mereka yang diamankan termasuk seorang direktur jenderal di Kementerian ATR/BPN dan dua kepala kantor pertanahan (kantah).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, seluruh pihak tersebut masih dimintai keterangan dalam tahap penyelidikan.

“Total saat ini yang diamankan dalam peristiwa tangkap tangan ini sejumlah 17 orang ya, di antaranya ada Dirjen, kemudian dua Kepala Kantah,” kata Budi, dikutip Selasa (15/9/2026).

Sampaikan pilihanmu soal evaluasi kantor pertanahan

Perlukah evaluasi diterapkan di semua kantor pertanahan?

See More
Perlu di semua kantor pertanahan
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Cukup di BPN Bogor

Curated For You

Editorial Team

Related Article