Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengingatkan risiko anak terlalu bergantung pada kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI). Ketergantungan itu dikhawatirkan membuat anak kehilangan kepribadian dan kemampuan berpikir kritis.
“Jangan sampai anak kita menjadi tergantung dengan artificial intelligence, sehingga mereka kehilangan kepribadiannya sendiri, mereka kehilangan kemampuan berpikir kritis. Ini yang saya kira paling berisiko buat generasi kita ke depan,” ujar Nezar dalam peluncuran Kelas Pengasuhan Digital di Jakarta Selatan, dikutip Sabtu (17/10/2026).
