Jakarta, IDN Times - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) diklaim terus berjalan sesuai rencana meski masih dibayangi berbagai keraguan publik. Otorita IKN memastikan proyek calon ibu kota baru Indonesia itu kini telah memasuki tahap kedua pembangunan, setelah penyelesaian tahap pertama disebut hampir rampung.
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengatakan ekosistem perkotaan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) juga mulai terbentuk. Sejak 2025, sebanyak 1.174 pegawai Otorita IKN telah menetap dan bekerja di Nusantara dengan menempati hunian aparatur sipil negara (ASN) yang telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.
Menurut Troy, pembangunan IKN tak hanya berfokus pada gedung pemerintahan, tetapi juga menghadirkan kawasan yang layak huni dan nyaman bagi masyarakat. Beragam fasilitas publik, mulai dari transportasi bus listrik gratis, ruang terbuka hijau, pusat kuliner, hingga kawasan wisata, mulai beroperasi untuk mendukung aktivitas penghuni maupun pengunjung.
Di sisi lain, Troy juga menepis anggapan bahwa pembangunan IKN mangkrak. Ia menegaskan, proyek strategis nasional tersebut tetap berlanjut dari masa pemerintahan Presiden Joko Widodo hingga Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, pembangunan infrastruktur utama seperti jalan tol Balikpapan-IKN, kawasan legislatif dan yudikatif, hingga bandara terus dikebut sebagai bagian dari tahap kedua pembangunan.
Dalam wawancara khusus bersama IDN Times, Troy membeberkan sejumlah perkembangan terbaru IKN, mulai dari progres pembangunan, kehidupan para ASN di ibu kota baru, konsep Forest City dan 10 Minutes Walk City, hingga penjelasan mengenai status IKN sebagai ibu kota politik pada 2028. Ia pun mengajak masyarakat datang langsung ke IKN untuk melihat perkembangan di lapangan dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak benar mengenai proyek tersebut.
Berikut ini wawancara khusus bersama Troy Pantouw dalam acara Ngobrol Seru by IDN Times yang tayang pada Rabu, 22 Juli 2026.