5 Pesawat Udara TNI AL Sambut Kedatangan Kapal Garibaldi di Jakarta

- Kapal induk Giuseppe Garibaldi tiba di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat 18 September 2026, setelah berlayar selama 22 hari.
- Kedatangan Garibaldi disambut lima pesawat Bonanza TNI AL yang melintas dua kali dengan asap merah, disusul drum band dan pengibaran bendera Merah Putih.
- TNI AL dijadwalkan menerima kapal dari Italia pada 24 September 2026 melalui pergantian bendera; Garibaldi selanjutnya akan bernama KRI Sriwijaya.
Jakarta, IDN Times - Kapal induk Giuseppe Garibaldi akhirnya tiba di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (18/9/2026). Kedatangan kapal yang pernah digunakan oleh Angkatan Laut (AL) Italia itu disambut lima pesawat udara jenis Bonanza milik TNI Angkatan Laut (AL).
Pantauan IDN Times di lokasi pada Jumat pagi, rangkaian penyambutan dimulai dari lima pesawat Bonanza yang mengudara. Kelima pesawat tersebut terbang melintas sebanyak dua kali.
Di tengah formasi pesawat, asap berwarna merah menyembur ke langit, menjadi penanda dimulainya penyambutan Garibaldi yang memasuki perairan Jakarta.
Tak lama berselang, suara drum band terdengar menggelegar dari kawasan dermaga. Perlahan, badan Garibaldi mulai terlihat semakin dekat. Kapal perang itu bergerak menuju Dermaga 107, sementara bendera Merah Putih berkibar di atasnya.
Sang narator yang merupakan personel TNI Angkatan Laut (AL) menyampaikan sambutan bagi Garibaldi dan ratusan kru. Mereka tiba di Jakarta usai mengarungi lautan selama 22 hari.
"Selamat datang dan kembali ke Tanah Air kepada awak kapal Garibaldi," kata narator itu.
Sementara, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, setelah tiba di Jakarta akan dilakukan pergantian bendera dari Italia menjadi Indonesia. Sebab, ketika berlayar ke Jakarta, kapal hibah itu masih menggunakan bendera Italia. Selain itu, Ali juga menyebut kapal induk tersebut akan dinamakan KRI Sriwijaya.
"Kapal ini masih merupakan kapal Angkatan Laut Italia dan akan diserahkan ke TNI Angkatan Laut pada 24 September 2026," ungkap Ali.
"Dan (pada 24 September) akan dilaksanakan reflagging atau pergantian bendera. Dari bendera Italia menjadi bendera Indonesia. Nantinya kapal ini akan, namanya menjadi KRI Sriwijaya," imbuhnya.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















