Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Warung Mi Babi Dibakar, Babe Haikal: Kejadian Memalukan
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan (dok. BPKH)
  • Babe Haikal menyayangkan pembakaran warung Mi Babi di Sukoharjo dan menyebutnya sebagai peristiwa yang memalukan.

  • Ia menegaskan kejadian serupa tidak boleh terulang karena Indonesia merupakan negara majemuk.

  • Menurut Babe Haikal, pilihan halal dan nonhalal perlu dihormati tanpa merusak tempat usaha orang lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
12/9/2026

Warung Mi Babi di Sukoharjo, Jawa Tengah, dibakar.

1/11/2026

Babe Haikal menyampaikan bahwa pembakaran warung tersebut merupakan kejadian yang sangat memalukan. Ia mengatakan kejadian serupa tidak boleh terjadi lagi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Warung Mi Babi di Sukoharjo dibakar dan disebut Babe Haikal sebagai peristiwa yang memalukan.
  • Who?
    Haikal Hasan atau Babe Haikal, Kepala BPJPH, menyampaikan tanggapan atas pembakaran warung tersebut.
  • Where?
    Peristiwa pembakaran terjadi di Sukoharjo, Jawa Tengah.
  • When?
    Pembakaran disebut terjadi pada (12/9/2026), sementara keterangan Babe Haikal disampaikan Minggu (1/11/2026).
  • Why?
    Warung dibakar karena menjual makanan tertentu yang dikategorikan tidak halal bagi sebagian besar masyarakat yang merupakan umat Islam di Indonesia.
  • How?
    Warung tersebut dibakar. Babe Haikal menyatakan halal dan nonhalal adalah pilihan yang tidak seharusnya berujung pada perusakan tempat usaha.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Warung Mi Babi di Sukoharjo dibakar. Babe Haikal dari BPJPH bilang kejadian itu memalukan. Ia berkata makanan halal dan nonhalal adalah pilihan. Kalau orang tidak mau makan, tempat usaha tidak boleh dirusak. Indonesia punya banyak suku, agama, dan kepercayaan. Ia berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernyataan Babe Haikal menegaskan pentingnya menghormati pilihan halal dan nonhalal dalam masyarakat majemuk. Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan suku, ras, kelompok, agama, dan kepercayaan tetap dapat berjalan bersama dengan menjaga kerukunan tanpa merusak tempat usaha orang lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hasan atau Babe Haikal, menyayangkan kasus pembakaran warung Mi Babi, di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada (12/9/2026). Babe Haikal mengatakan, itu merupakan peristiwa memalukan.

“Kami mendengar dan melihat di media sosial adanya sebuah warung dibakar karena menjual makanan tertentu yang dikategorikan tidak halal bagi sebagian besar masyarakat yang merupakan umat Islam di Indonesia. Bersama ini kami tekankan bahwa hal ini (pembakaran tersebut) adalah kejadian yang sangat memalukan," ujar Babe Haikal dalam keterangannya, Minggu (1/11/2026).

1. Tak boleh terjadi lagi

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan (dok. BPKH)

Babe Haikal mengatakan, peristiwa serupa tak boleh terjadi. Sebab, Indonesia merupakan negara majemuk.

"Tidak boleh terjadi lagi, dan harap ini menjadi kejadian yang pertama dan terakhir,” ucap dia.

2. Halal dan nonhalal adalah pilihan

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan (dok. BPKH)

Babe Haikal mengatakan, halal dan nonhalal adalah barang pilihan. Apabila tidak ingin memakannya, tak perlu sampai merusak tempat usaha orang lain.

“Halal dan nonhalal adalah sebuah pilihan. Indonesia adalah negara majemuk, negara dengan berbagai macam suku, ras, kelompok, agama, atau kepercayaan yang harusnya menjadi contoh bagi seluruh negara di dunia bahwa kita tetap bisa menjaga kerukunan,” kata dia.

3. Mencoreng keberagaman

Kepala BPJPH, Haikal Hasan (dok. BPJPH)

Babe Haikal menegaskan, pembakaran warung Mi Babi di Sukoharjo merupakan peristiwa yang mencoreng keberagamanan Indonesia. Babe Haikal kemudian mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk saling menghormati perbedaan.

“Karena itu, kejadian seperti ini adalah sebuah kejadian yang mencoreng keberagaman kita, tidak boleh terjadi lagi dan harap menjadi pelajaran buat kita semua,” imbuhnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article