Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Waspada! Hujan Diprediksi Akan Guyur Jabodetabek hingga Akhir Januari

Air meluap akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Air meluap akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Intinya sih...
  • Angin kencang dan gelombang tinggi akibat Siklon Tropis Luana
  • Gelombang sangat tinggi hingga 6 meter di sejumlah wilayah
  • Gubernur DKI Jakarta perintahkan BPBD tetap lakukan OMC
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan selama sepekan terakhir ini, dari 25-31 Januari 2026.

Adapun hari ini, Minggu (265/1/2026), BMKG memprediksi wilayah Jakarta Timur, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

"Tetap waspada dan siapkan rencana aktivitas dengan memperhatikan informasi cuaca terbaru ya, Sobat," tulis BMKG memberikan peringatan di akun Instagram BMKG, @infobmkg.

1. Diperkirakan akan terjadi angin kencang dan gelombang tinggi dampak dari Siklon Tropis Luana

IMG_20251012_153011_080.jpg
Ilustrasi hujan lebat di Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Selain potensi hujan, BMKG juga memberikan peringatan akan terjadinya angin kencang dan gelombang tinggi di sejumlah daerah sebagai dampak dari keberadaan Siklon Tropis Luana.

Siklon Tropis Luana merupakan siklon yang tumbuh dari Bibit Siklon Tropis 91S sejak 24 Januari 2026 pukul 01.00 WIB.

"Saat ini, posisinya berada di wilayah monitoring TCWC Jakarta, sekitar Daratan Australia. Dalam 24 jam ke depan, intensitas Siklon Tropis LUANA menurun menjadi Low dan bergerak ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia," demikian keterangan BMKG.

2. Waspada gelombang sangat tinggi hingga 6 meter

Gelombang tinggi nelayan Bantul tak melaut.(IDN Times/Daruwaskita)
Gelombang tinggi nelayan Bantul tak melaut.(IDN Times/Daruwaskita)

Keberadaan Siklon Tropis Luana diprediksi akan memicu terjadinya hujan sedang hingga lebat di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Adapun wilayah Jawa Tengah bagian timur, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) diprediksi akan dilanda angin kencang.

Selain angin kencang, juga diprediksi akan terjadi gelombang sedang hingga tinggi. Gelombang tinggi dengan ketinggian 2,5 sampai 4,0 meter diprediksi terjadi di Perairan selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Sawu, Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga Nusa Tenggara Barat.

Adapun gelombang sangat tinggi dengan ketinggian 4,0 hingga 6 meter diprediksi terjadi di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan pelayaran di wilayah terdampak tetap waspada terhadap angin kencang dan gelombang tinggi, serta selalu memperhatikan informasi cuaca terbaru.

3. Gubernur DKI Jakarta perintahkan BPBD tetap lakukan OMC

Modifikasi cuaca
Petugas ketika siap menaburkan Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO) untuk modifikasi cuaca. (Dokumentasi BNPB)

Sebelumnya pada Sabtu kemarin, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sudah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta agar tetap melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC). Efek dari instruksi OMC itu dirasakan oleh warga pada Sabtu (24/1/2026), yakni cuaca di sepanjang Jakarta cerah.

Bahkan, matahari pun terlihat bersinar. Padahal, perkiraan cuaca oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Jakarta berstatus waspada hari ini. Artinya, hujan akan turun dalam intensitas sedang hingga lebat.

"Kemarin sore saya (menginstruksikan) untuk menambah (sorti) OMC. Sehingga, itu sebabnya cuaca pada hari ini bisa terang benderang," ujar Pramono di area Rawa Buaya, Jakarta Barat.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More

Kala TNI Tembus Medan Ekstrem Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500

25 Jan 2026, 13:51 WIBNews