Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
William Utomo: Pasar Indonesia Berubah, Generasi Muda Beradaptasi
Founder & COO IDN, William Utomo dalam acara Indonesia Summit 2026. (Dok. IDN Times)
  • William Utomo menyoroti bahwa generasi muda Indonesia kini menjadikan adaptasi sebagai strategi hidup, dengan makna kesuksesan yang bergeser ke arah fleksibilitas, keamanan finansial, dan pengembangan diri.
  • Laporan IMGR 2027 menunjukkan perubahan besar pada struktur konsumen Indonesia, di mana 50,4 persen masyarakat masuk kelompok aspiring middle class dengan orientasi nilai dan ketahanan ekonomi.
  • Generasi Milenial dan Gen Z semakin realistis serta sadar finansial, aktif memanfaatkan teknologi AI untuk belajar mandiri, namun diingatkan agar menggunakannya secara kritis dan bertanggung jawab.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Generasi muda Indonesia dinilai tidak lagi sekadar beradaptasi terhadap perubahan, tetapi menjadikan adaptasi sebagai strategi untuk bertahan dan berkembang di tengah ketidakpastian ekonomi dan sosial.

Hal itu disampaikan Founder dan COO William Utomo saat memaparkan hasil Indonesia Millennials and Gen Z Report (IMGR) 2027 dalam Indonesia Summit 2026.

Menurut William, perubahan tersebut terlihat dari cara anak muda memaknai kesuksesan.

Jika sebelumnya kesuksesan identik dengan kepemilikan rumah, mobil, dan jabatan, kini definisinya meluas menjadi fleksibilitas, sumber pendapatan tambahan, komunitas, keterampilan, serta rasa aman secara finansial.

“Purpose ternyata bukan hanya aspirasi, purpose menjadi strategi hidup,” ujar William, Rabu (17/6/2026).

Laporan IMGR 2027 menemukan bahwa struktur konsumen Indonesia juga sedang mengalami perubahan.

Saat ini sekitar 50,4 persen masyarakat berada di kelompok aspiring middle class. Kondisi ini menunjukkan pasar Indonesia masih sangat besar, namun kebutuhan dan preferensi konsumennya telah berubah.

“Marketnya bukan hilang, marketnya berubah bentuk. Dari status ke value, dari gengsi ke usefulness, dan dari prestige ke resilience,” katanya.

William menjelaskan, generasi Milenial dan Gen Z yang kini berjumlah sekitar 194 juta orang atau 68 persen populasi Indonesia menunjukkan karakter yang semakin realistis dan sadar finansial.

Kekhawatiran terhadap penurunan status ekonomi atau paniafobia justru mendorong mereka untuk belajar mengelola keuangan, membangun side job, dan meningkatkan keterampilan baru agar lebih tangguh menghadapi masa depan.

Meski lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang, generasi muda tidak berhenti mengonsumsi. Mereka hanya menjadi lebih selektif dan berorientasi pada nilai.

Fenomena komunitas, fan economy, creator economy, konser, hingga merchandise tetap berkembang karena dianggap sebagai bagian dari identitas dan bentuk partisipasi sosial.

Dalam aspek teknologi, laporan tersebut juga mencatat adopsi kecerdasan buatan (AI) yang sangat cepat di kalangan Gen Z. Teknologi AI dinilai memperkuat kemampuan belajar mandiri, mulai dari coding, desain, bahasa asing hingga public speaking.

Namun William mengingatkan bahwa tantangan berikutnya adalah meningkatkan kemampuan pengguna agar tidak hanya memanfaatkan AI, tetapi juga mampu menggunakannya secara kritis dan bertanggung jawab.

Menutup paparannya, William menegaskan bahwa generasi muda bukan sekadar pasar masa depan, melainkan kekuatan utama ekonomi Indonesia saat ini.

“Kalau kita ingin tetap relevan sebagai brand, media, institusi, korporasi, maupun policy maker, kita harus lebih dekat dengan cara Indonesia bergerak, belajar, bekerja, dan membangun masa depan. Karena mereka bukan hanya konsumen di masa depan, mereka adalah konsumen hari ini,” jelasnya.

IDN menggelar Indonesia Summit 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.

IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.

Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

Editorial Team

Related Article