Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan

- Joko Widodo meminta kader PSI bekerja lebih keras mengenalkan partai, dengan target Pemilu 2029 yang disebut melampaui sekadar lolos ke Senayan.
- Jokowi menilai antusiasme Rakorda PSI di Kupang sebagai modal, sekaligus menekankan penguatan struktur partai dari DPRD hingga kepengurusan desa.
- PSI mencatat kenaikan kursi DPRD di NTT dari 11 pada 2019 menjadi 34 pada 2024; Jokowi menyebut NTT berpotensi menjadi basis suara utama 2029.
Jakarta, IDN Times - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo meminta seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bekerja lebih keras memperkenalkan partai kepada masyarakat. Menurut Jokowi, PSI memiliki target besar pada Pemilu 2029. Target PSI bukan sekadar lolos ke Senayan, tetapi ada target lain yang belum ingin diungkap ke publik.
"Target kita bukan hanya target masuk Senayan. Tapi ada target besar yang pingin kita capai. Tapi nggak usah disampaikan di sini," ujar Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Sabtu (1/8/2026).
1. Jokowi soroti antusiasme tinggi

Jokowi mengatakan, PSI telah memiliki kalkulasi untuk menembus parlemen pada Pemilu 2029. Ia pun menilai antusiasme kader dan masyarakat yang memadati Rakorda di Kupang menjadi modal penting bagi partainya.
"Kalau Rakorda di tingkat Kota Kupang penuh seperti ini, apa yang kita takutkan? Apa yang kita khawatirkan? Saat itu di Lampung juga sama banyak seperti ini juga. Apa yang kita khawatirkan," ungkap Jokowi.
2. Kekuatan utama PSI tak cuma pada perolehan kursi legislatif

Jokowi menegaskan, kekuatan utama PSI tidak hanya terletak pada perolehan kursi legislatif, melainkan juga pada pembentukan struktur partai hingga tingkat desa.
"Yang saya targetkan, dari DPRD sampai kepengurusan desa terbentuk dan inilah kekuatan besar Partai Gajah," tegasnya.
3. NTT jadi basis utama suara PSI

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengapresiasi peningkatan perolehan kursi PSI di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menyebut pada 2019 PSI hanya memiliki 11 kursi DPRD di NTT, kemudian meningkat menjadi 34 kursi pada Pemilu 2024.
Melihat perkembangan tersebut, Jokowi meyakini NTT akan menjadi basis utama PSI pada Pemilu 2029 mendatang.


















