Jakarta, IDN Times – WWF Indonesia mendukung langkah Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni memperkuat pengawasan kawasan hutan melalui penambahan polisi kehutanan (forest ranger). Organisasi konservasi tersebut menilai kebijakan itu menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan kawasan konservasi, sekaligus menjaga habitat satwa liar Indonesia.
Ketua WWF Indonesia, Aditya Bayunanda, mengatakan penambahan forest ranger yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan dijalankan pada era kepemimpinan Raja Juli Antoni merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan oleh kalangan pegiat konservasi.
"WWF Indonesia menyambut baik penambahan petugas lapangan kehutanan (forest ranger) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan dilakukan pada era kepemimpinan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. Penambahan forest ranger ini sudah sangat ditunggu-tunggu bagi kami yang bergerak di bidang konservasi alam, karena sebelumnya ranger sangat kurang, sehingga kawasan-kawasan yang memiliki nilai kehati tinggi rawan terhadap perambahan, illegal logging, dan perburuan," kata Aditya saat dihubungi di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
"Contohnya di Aceh, kawasan hutan sekitar 3,5 juta hektare hanya diawasi oleh 32 petugas penjaga hutan, angka ini sangat tidak rasional, satu orang ranger idealnya mengawasi paling tinggi 1.000 hektare," sambungnya.
