Jakarta, IDN Times - Pemerintah Prancis melaporkan 12.000 warganya yang tinggal di Pyrenees-Orientales, Prancis selatan, sudah dievakuasi imbas kebakaran hutan yang semakin meluas. Berdasarkan keterangan otoritas setempat, evakuasi tersebut dilakukan pada Selasa (7/7/2026) pagi waktu setempat.
"Kami berharap dapat memadamkan api secepat mungkin. Namun, saya rasa, kami tidak akan mampu melakukannya hari ini mengingat kondisi cuaca sama seperti kemarin," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pyrenees-Orientales, Kolonel Eric Belgioino, seperti dilansir Anadolu Agency.
