Jakarta, IDN Times - Pemerintah Korea Utara membantah tuduhan Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) terkait pencurian aset kripto di bursa Binance senilai lebih dari 6 miliar dolar AS (Rp108,98 triliun) pada 29 Oktober 2026. Pyongyang menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam peretasan platform perdagangan aset kripto terbesar di dunia tersebut.
Melalui kantor berita KCNA pada Selasa (3/11/2026), Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mengecam keras tuduhan Washington. Ketegangan antara kedua negara pun kembali meningkat di tengah langkah aparat penegak hukum AS memperketat pengawasan terhadap dugaan kejahatan siber yang melibatkan Korea Utara.