Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dikabarkan berencana mengurangi operasi di seluruh kedutaan besarnya (kedubes) yang ada di Timur Tengah. Menurut laporan CNN yang mengutip sumber anonim dari AS, Rabu (12/8/2026), hal ini karena situasi di Timur Tengah imbas perang dengan Iran masih belum stabil. Terlebih, negosiasi damai AS dengan Iran juga berjalan alot.
Sejumlah sumber AS menjelaskan, rencana pengurangan operasi kedubes di Timur Tengah ini sebetulnya belum difinalisasi. Namun, menurut sumber tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) AS sudah meminta semua kedubes di Timur Tengah untuk mengurangi tugas dan memangkas jumlah staf diplomatiknya. Jika kebijakan ini dilakukan, sebagian besar diplomat AS yang bertugas di Timur Tengah kemungkinan akan segera dipulangkan ke Washington.
