Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) mengumumkan larangan impor robot humanoid, robot berkaki empat, dan inverter daya buatan China. Kebijakan yang diumumkan oleh Komisi Komunikasi Federal (FCC) pada 28 Juli 2026 itu merupakan bagian dari upaya Washington memperkuat keamanan nasional, sekaligus melindungi pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan rantai pasok teknologi strategis.
"Perangkat-perangkat tersebut berpotensi menciptakan kerentanan pada rantai pasok, membuka celah serangan siber, serta mengancam infrastruktur penting AS," kata FCC dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Asahi Shimbun.
Menurut FCC, robot canggih juga berisiko digunakan untuk mengumpulkan data sensitif, memata-matai warga AS, hingga dikendalikan dari jarak jauh oleh pihak asing.
