Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri Australia menyatakan akan mengirimkan bantuan senilai 3,6 juta dolar AS (sekitar Rp63,8 miliar) bagi korban banjir di Nepal. Selain itu, staf konsuler tambahan juga akan dikerahkan ke wilayah tersebut untuk membantu warga Australia yang terdampak.
Sejauh ini, sedikitnya 359 orang dilaporkan tewas dan hampir 1.000 lainnya hilang akibat banjir bandang yang dipicu oleh runtuhnya gletser di perbatasan Nepal-China. Setengah dari korban jiwa merupakan warga negara asing.
“Hancurnya jalan dan jembatan menyebabkan banyak masyarakat masih terisolasi dan sulit dijangkau, sehingga menegaskan perlunya bantuan kemanusiaan yang cepat,” kata Kementerian Luar Negeri Australia pada Jumat (28/8/2026).
Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung upaya penanganan dan pemulihan bencana, seperti penyediaan makanan, tempat penampungan darurat, air bersih dan sanitasi.
