Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Baku Tembak Warnai Festival Kuliner AS, Tiga Orang Tewas
ilustrasi penembakan (unsplash.com/Max Kleinen)
  • Baku tembak di festival Bite of Seattle dekat Space Needle menewaskan tiga orang dan melukai empat lainnya, termasuk anak laki-laki berusia dua tahun yang kondisinya stabil.
  • Polisi menahan tersangka laki-laki berusia 15 tahun, sementara tersangka berusia 19 tahun diyakini tewas dan satu lainnya buron; dua senjata diamankan dari lokasi.
  • Kepolisian menduga insiden terkait aktivitas geng. Penembakan terjadi pada hari terakhir festival kuliner yang biasanya menarik sekitar 350 ribu pengunjung setiap tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sedikitnya tiga orang tewas akibat penembakan di sebuah festival kuliner di kota Seattle, Amerika Serikat (AS), pada Minggu (26/7/2026). Empat orang lainnya juga mengalami luka-luka, termasuk seorang batita.

Dilansir CNN, sebanyak tiga orang dilaporkan terlibat dalam baku tembak di festival kuliner tahunan Bite of Seattle di objek wisata Space Needle sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Salah satu tersangka, seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun, telah ditahan, sementara satu tersangka yang berusia 19 tahun diyakini tewas di tempat dan satunya lagi masih buron.

Di lokasi kejadian, polisi berhasil mengamankan dua senjata. Tersangka yang ditahan kini telah ditempatkan di pusat penahanan remaja untuk menjalani pemeriksaan terkait pelanggaran aturan senjata api dan tindak kekerasan tingkat pertama.

1. Penembakan tersebut diduga berkaitan dengan geng

ilustrasi tempat kejadian perkara (pexels.com/kat wilcox)

Dilansir BBC, kepala kepolisian Nicole Powell mengatakan bahwa penembakan tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas geng. Tesangka yang berusia 15 tahun dan korban tewas berusia 19 tahun diyakini saling mengenal atau memiliki keterkaitan.

Korban tewas lainnya terdiri dari seorang pria berusia 44 tahun dan seorang perempuan berusia 56 tahun. Sementara itu, empat korban luka, termasuk, seorang anak laki-laki berusia 2 tahun, kini berada dalam kondisi stabil di rumah sakit. Menurut juru bicara rumah sakit Susan Gregg, para korban mengalami luka pada lengan, perut atau kaki mereka.

2. Penembakan terjadi pada hari terakhir festival

ilustrasi mobil polisi (unsplash.com/Michael Förtsch)

Hari Minggu tersebut merupakan hari terakhir Festival Bite of Seattle, sebuah festival makanan gratis yang menghadirkan ratusan pedagang lokal dan hiburan langsung selama 3 hari. Acara ini menarik sekitar 350 ribu pengunjung setiap tahunnya.

Dalam video yang beredar di internet, orang-orang tampak berjongkok sambil berlindung di balik pilar dan rak-rak barang dagangan di lobi Space Needle saat penembakan terjadi.

"Awalnya, saya mengira itu suara kembang api, lalu tiba-tiba orang-orang berbondong-bondong berlari melewati kami," ujar Nick Bate kepada CBS News.

Faith Adia Hunter, saksi lainnya, menuturkan bahwa salah satu tersangka sempat berada di dekatnya dan teman-temannya. Saat mendengar tembakan, mereka segera melarikan diri ke Seattle Children's Museum untuk mencari perlindungan.

"Kami berada tepat di dekatnya ketika penembakan dimulai, jadi kami langsung berlari. Kami juga berlari masuk ke dalam gedung bersama kerumunan orang," ujarnya.

3. 271 penembakan massal terjadi di AS sepanjang 2026

ilustrasi serangan penembakan (unsplash.com/Maxim Hopman)

Dalam konferensi pers, Wali Kota Seattle, Katie Wilson, mengecam penembakan tersebut seraya menyampaikan keprihatinan kepada keluarga korban.

"Apa yang terjadi hari ini di Seattle Center merupakan tragedi yang sulit dipercaya dan tindakan kekerasan yang mengerikan. Terlalu banyak kekerasan senjata api yang terjadi di kota dan negara ini; Seattle baru saja melewati satu pekan di mana terjadi tiga insiden besar kekerasan senjata api hanya dalam kurun waktu beberapa hari," kata Wilson, dikutip dari Al Jazeera.

Insiden ini semakin menambah daftar panjang kasus penembakan massal di AS. Menurut Gun Violence Archive, total 271 kasus penembakan massal tercatat di negara tersebut sepanjang 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article