Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bandara Dubai dan Abu Dhabi Dihantam Serangan Iran
Kepulan asap membubung dari pelabuhan Jebel Ali menyusul serangan Iran yang dilaporkan terjadi di Dubai, Uni Emirat Arab pada 1 Maret 2026. Ledakan baru terdengar di seluruh kota-kota Teluk Dubai, Doha, dan Manama pada Minggu pagi setelah sehari sebelumnya Iran melakukan serangan di wilayah tersebut sebagai balasan atas serangan AS dan Israel. (FADEL SENNA/AFP)
  • Serangan Iran menghantam Bandara Dubai dan Abu Dhabi, memicu kepanikan warga serta evakuasi besar-besaran di dua bandara tersibuk Uni Emirat Arab pada Minggu, 1 Maret 2026.
  • Empat staf terluka di Bandara Dubai dan satu orang tewas di Abu Dhabi akibat serangan pesawat tak berawak, sementara seluruh penerbangan ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
  • Iran menargetkan negara-negara Teluk seperti UEA, Qatar, dan Bahrain sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat dan Israel yang sebelumnya menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Serangan Iran menghantam Bandara Internasional Dubai dan Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi, menyebabkan kerusakan, korban luka, serta penghentian sementara seluruh penerbangan di dua bandara utama Uni Emirat Arab.
  • Who?
    Serangan dilakukan oleh Iran. Korban meliputi empat staf bandara Dubai yang terluka dan satu orang tewas serta tujuh lainnya luka di bandara Abu Dhabi. Otoritas bandara dan tim tanggap darurat terlibat dalam penanganan situasi.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di Bandara Internasional Dubai dan Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dua pusat penerbangan terbesar di kawasan Timur Tengah.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Minggu, 1 Maret 2026, saat serangan Iran menargetkan sejumlah kota di negara-negara Teluk yang bersekutu dengan Amerika Serikat.
  • Why?
    Iran melancarkan serangan sebagai balasan atas tindakan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam tersebut sejak Sabtu sebelumnya, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
  • How?
    Serangan dilakukan menggunakan pesawat tak berawak yang menghantam fasilitas bandara. Akibatnya terjadi kebakaran ringan, asap memenuhi area terminal, evakuasi besar-besaran dilakukan, dan
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Serangan Iran ke sejumlah kota di negara kawasan Teluk membuat kepanikan warga setempat. Di Uni Emirat Arab (UEA), serangan mendarat di Bandara Dubai dan Abu Dhabi. Para penumpang bandara bergegas mengungsi dari salah satu bandara tersibuk di dunia itu pada (Minggu 1/3/2026), setelah terjadi serangan Iran yang menargetkan negara-negara Teluk "sahabat" Amerika Serikat.

Dilansir CNN, rekaman dramatis menunjukkan orang-orang melarikan diri dari lorong yang dipenuhi asap di Bandara Internasional Dubai, di mana para pejabat mengonfirmasi empat staf telah terluka. Para pejabat bandara tidak mengatakan apa yang memicu evakuasi tersebut. Tetapi sumber-sumber penerbangan mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa serangan Iran semalam merusak salah satu terminal di bandara tersebut.

1. Bandara Dubai dievakuasi, 4 staf cedera

Cuplikan video ini, yang diambil dari gambar UGC yang diunggah di media sosial pada 28 Februari 2026, menunjukkan asap mengepul di atas Dubai, saat Iran melakukan serangan balasan di Teluk setelah serangan AS dan Israel. (VARIOUS SOURCES/AFP)

Di bandara Dubai, sebuah ruang tunggu mengalami "kerusakan ringan" dan tim tanggap darurat "segera dikerahkan" dalam evakuasi Minggu, kata Bandara Dubai kepada CNN. Video media sosial menunjukkan bagian dalam Bandara Internasional Dubai dipenuhi asap saat puluhan karyawan maskapai penerbangan dengan tenang mengevakuasi gedung.

Saksi mata mengatakan kepada CNN bahwa ambulans bergegas menuju bandara setelah keadaan darurat.

“Empat staf mengalami cedera dan segera mendapat perawatan medis.”

2. Semua penerbangan ditangguhkan

ilustrasi bandara (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Bandara Dubai mengonfirmasi bahwa semua penerbangan masuk dan keluar dari dua bandara utama kota telah ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

“Penumpang disarankan untuk tidak pergi ke bandara saat ini dan menghubungi maskapai penerbangan masing-masing secara langsung untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai penerbangan mereka,” kata Kantor Media Dubai.

Dubai, di UEA, adalah pusat pariwisata dan perdagangan terbesar di Timur Tengah. Bandaranya adalah salah satu bandara tersibuk di dunia, berfungsi sebagai basis utama bagi Emirates, maskapai penerbangan internasional terkemuka.

3. Bandara Abu Dhabi juga terkena serangan Iran

Bandara di Kuwait terkena serangan Iran. (Dok Istimewa)

Di tempat lain di UEA, serangan pesawat tak berawak di Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi, yang merupakan gerbang internasional penting lainnya. Serangan di bandara Abu Dhabi menewaskan satu orang dan melukai tujuh lainnya, kata pihak bandara dalam sebuah pernyataan di media sosial.

Bandara-bandara UEA telah memantapkan diri sebagai simpul kunci untuk menghubungkan penerbangan ke seluruh dunia. Tahun lalu, pusat-pusat Dubai dan Abu Dhabi menangani gabungan 127,7 juta penumpang, menurut angka resmi.

Negara-negara Teluk lainnya termasuk Qatar dan Bahrain juga menjadi sasaran serangan, yang merusak citra kerajaan-kerajaan tersebut sebagai tempat perlindungan mewah di wilayah yang tidak stabil. UEA, Qatar, dan Bahrain, yang semuanya menjadi tuan rumah pangkalan militer AS, menjadi sasaran Iran sebagai balasan atas serangan AS dan Israel yang telah menghantam Republik Islam sejak Sabtu, menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Editorial Team