Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Indonesia Masuk Daftar Negara Terkuat di Dunia 2026, Ini Peringkatnya

Indonesia Masuk Daftar Negara Terkuat di Dunia 2026, Ini Peringkatnya
ilustrasi bendera Indonesia (unsplash.com/Falaq Lazuardi)
Intinya Sih
  • Indonesia menempati peringkat ke-33 dalam daftar negara terkuat dunia 2026 dengan skor 12,1, menunjukkan pengaruh global yang tetap diakui meski belum sejajar negara besar.
  • Amerika Serikat memimpin daftar dengan skor tertinggi, disusul China dan Rusia yang masih menjadi kekuatan utama dalam politik, ekonomi, dan keamanan internasional.
  • Pemeringkatan ini menilai persepsi global terhadap pengaruh negara berdasarkan faktor militer, ekonomi, teknologi, diplomasi, serta kemampuan memengaruhi isu internasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Indonesia kembali mencatatkan namanya dalam daftar negara paling kuat di dunia pada 2026. Meski belum masuk kelompok papan atas, posisi Indonesia menunjukkan bahwa pengaruh negara ini tetap diperhitungkan dalam peta global. Menariknya, pemeringkatan ini bukan hanya melihat kekuatan militer atau besarnya ekonomi saja, lho, tapi juga bagaimana dunia memandang pengaruh suatu negara.

Data tersebut berasal dari survei terhadap 15.131 responden di 33 negara yang dianalisis dalam 2026 Best Countries Index oleh Wharton School, University of Pennsylvania. Jadi, kalau kamu penasaran Indonesia ada di posisi berapa dan faktor apa saja yang membuat sebuah negara dianggap kuat, simak penjelasannya berikut ini.

1. Indonesia berada di peringkat ke-33 dunia

ilustrasi petani di Indonesia
ilustrasi petani di Indonesia (unsplash.com/Polina Kuzovkova)

Indonesia menempati peringkat ke-33 dari total 40 negara yang masuk dalam daftar dengan Relative Power Score sebesar 12,1. Posisi ini berada di bawah Norwegia yang memperoleh skor 12,9 dan di atas Polandia dengan skor 10,8. Artinya, Indonesia masih masuk dalam kelompok negara yang memiliki pengaruh global meskipun belum sejajar dengan negara-negara besar.

Perlu dipahami juga bahwa daftar ini bukan mengukur kekuatan militer atau nilai ekonomi secara langsung. Pemeringkatan dibuat berdasarkan persepsi masyarakat internasional terhadap seberapa besar pengaruh suatu negara di dunia. Dengan kata lain, hasil ini menggambarkan bagaimana Indonesia dipandang dalam berbagai aspek, mulai dari diplomasi, ekonomi, hingga perannya di tingkat global.

2. Amerika Serikat masih menjadi negara paling kuat

ilustrasi Amerika Serikat
ilustrasi Amerika Serikat (unsplash.com/goodrich kingrey)

Amerika Serikat kembali menempati posisi pertama dengan Relative Power Score 100. Di bawahnya ada China dengan skor 93,6 dan Rusia dengan skor 91,4. Ketiga negara tersebut membentuk kelompok teratas yang memiliki jarak cukup jauh dibandingkan negara lain.

Setelah tiga besar, skor langsung turun cukup signifikan. Inggris berada di posisi keempat dengan skor 84,3, disusul Jerman di peringkat kelima dengan skor 74,1. Kondisi ini menunjukkan bahwa persepsi dunia masih menempatkan Amerika Serikat, China, dan Rusia sebagai tiga kekuatan utama yang paling berpengaruh terhadap dinamika politik, ekonomi, dan keamanan internasional.

3. Bukan cuma militer, banyak faktor yang menentukan

ilustrasi Polandia
ilustrasi Polandia (unsplash.com/Jakub Żerdzicki)

Kalau kamu mengira negara terkuat hanya ditentukan oleh jumlah tentara atau senjata, hasil survei ini menunjukkan gambaran yang lebih luas. Kekuatan militer memang masih menjadi faktor penting, tapi bukan satu-satunya penilaian. Besarnya ekonomi, kemajuan teknologi, kepemilikan sumber daya strategis, kemampuan diplomasi, hingga pengaruh terhadap kebijakan global juga ikut menentukan.

Itulah sebabnya beberapa negara dengan ekonomi yang gak terlalu besar tetap bisa berada di posisi tinggi. Sebaliknya, ada pula negara dengan ekonomi besar tapi peringkatnya gak setinggi yang diperkirakan. Penilaian berbasis persepsi membuat pengaruh internasional menjadi salah satu aspek yang sangat menentukan dalam hasil akhir.

4. China dan Rusia tetap menjadi pesaing utama Amerika Serikat

ilustrasi Rusia
ilustrasi Rusia (pexels.com/Anton Klyuchnikov)

Meskipun Amerika Serikat masih berada di posisi teratas, China terus mempersempit jarak. Menurut hasil analisis, persepsi terhadap China semakin kuat berkat pengaruhnya dalam perdagangan global, penguasaan mineral penting, perkembangan teknologi, serta modernisasi militernya. China juga diketahui memiliki sekitar dua juta personel militer aktif, menjadikannya salah satu kekuatan militer terbesar di dunia.

Sementara itu, Rusia tetap bertahan di posisi ketiga walaupun ukuran ekonominya lebih kecil dibandingkan beberapa negara lain. Pengaruh Rusia dinilai masih sangat besar karena kekuatan militernya, kepemilikan senjata nuklir, sumber daya energi, serta peran geopolitiknya di berbagai kawasan. Faktor-faktor tersebut membuat Rusia tetap dianggap sebagai salah satu negara paling berpengaruh di dunia.

5. Negara Asia semakin menunjukkan dominasinya

ilustrasi Jodhpur, Rajasthan, India
ilustrasi Jodhpur, Rajasthan, India (unsplash.com/Gayatri Malhotra)

Selain China, beberapa negara Asia juga berhasil menempati posisi yang cukup tinggi. Korea Selatan berada di peringkat keenam dengan skor 62,7, Arab Saudi di posisi ketujuh dengan skor 61,0, Jepang di peringkat kesembilan dengan skor 59,0, dan Uni Emirat Arab berhasil masuk 10 besar dengan skor 58,6. India juga masih berada di posisi ke-12 dengan skor 45,0.

Kehadiran banyak negara Asia di papan atas menunjukkan bahwa pusat pengaruh dunia semakin bergeser ke kawasan ini. Pertumbuhan ekonomi, investasi teknologi, pembangunan industri strategis, hingga peran diplomasi internasional membuat negara-negara Asia semakin diperhitungkan. Indonesia memang masih berada di luar 30 besar teratas, tapi posisinya menunjukkan bahwa negara ini tetap memiliki pengaruh yang diakui dalam pandangan masyarakat global.

Masuknya Indonesia ke peringkat ke-33 dalam daftar negara terkuat di dunia 2026 menjadi gambaran bahwa pengaruh sebuah negara bukan hanya ditentukan oleh kekuatan militernya. Persepsi dunia juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, teknologi, diplomasi, sumber daya strategis, hingga kemampuan suatu negara dalam memengaruhi isu-isu internasional.

Meski masih berada di bawah banyak negara maju, keberadaan Indonesia dalam daftar ini menunjukkan bahwa posisinya tetap diperhitungkan di tingkat global. Ke depan, jika pembangunan ekonomi, inovasi teknologi, dan hubungan internasasional terus diperkuat, bukan gak mungkin peringkat Indonesia akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More