Jakarta, IDN Times - Banjir bandang menerjang kawasan Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat, menyebabkan sedikitnya satu orang tewas dan sekitar 15 orang lainnya masih hilang atau belum diketahui keberadaannya. Bencana tersebut juga memaksa puluhan wisatawan dan pengunjung dievakuasi dari dasar ngarai.
Layanan Taman Nasional Amerika Serikat (National Park Service/NPS) mengatakan, banjir terjadi pada Sabtu (29/8/2026) di Bright Angel Creek, aliran sungai yang bermuara ke Sungai Colorado. Arus deras membawa material bebatuan dan lumpur hingga mengubah bentang alam di sekitar kawasan tersebut.
Lebih dari 60 orang dievakuasi menggunakan helikopter dari dalam ngarai setelah banjir melanda. Tim penyelamat masih melakukan pencarian terhadap orang-orang yang belum diketahui keberadaannya.
Selain menelan korban jiwa, banjir juga merusak infrastruktur penting di Grand Canyon. Batu-batu besar terdorong masuk ke Sungai Colorado, sementara satu-satunya jaringan pipa yang memasok air bagi wisatawan dan penduduk setempat mengalami kerusakan.
