Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Banjir Bandang di Grand Canyon Arizona, 15 Orang Hilang
ilustrasi Grand Canyon, Amerika Serikat (unsplash.com/Joel Nevius)
  • Banjir bandang di Grand Canyon, Arizona, menyebabkan sedikitnya satu orang tewas dan sekitar 15 orang masih hilang.
  • Lebih dari 60 orang dievakuasi dengan helikopter dari dalam ngarai saat operasi pencarian terus berlangsung.
  • Arus deras merusak jembatan dan pipa air utama, sehingga penginapan serta hotel di taman nasional ditutup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang harus diprioritaskan setelah banjir Grand Canyon?
Vote Now
Sabtu (29/8/2026)

Banjir bandang terjadi di Bright Angel Creek, Grand Canyon. Arus deras membawa bebatuan dan lumpur serta mengubah bentang alam kawasan.

Sabtu malam

Rombongan Parth Desai diselamatkan menggunakan helikopter setelah berlari menuju kawasan yang lebih tinggi.

Minggu (30/8) malam

Jenazah seorang pria berusia 46 tahun ditemukan di dekat Crystal Rapids, kawasan Sungai Colorado.

Minggu

Sekitar 15 orang masih dilaporkan hilang atau belum diketahui keberadaannya.

Senin (31/8)

Wisatawan tidak dapat menginap di penginapan dan hotel di dalam taman nasional akibat keterbatasan pasokan air.

Senin (31/8/2026)

Parth Desai menyampaikan pengalamannya saat menghadapi banjir di Bright Angel Canyon.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang harus diprioritaskan setelah banjir Grand Canyon?
Vote Now
  • What?
    Banjir bandang menerjang Grand Canyon, menewaskan sedikitnya satu orang, membuat sekitar 15 orang hilang, serta merusak infrastruktur.
  • Who?
    NPS, Departemen Keselamatan Publik Arizona, wisatawan, pengunjung, pendaki, dan sekitar 15 orang yang belum diketahui keberadaannya terlibat dalam kejadian ini.
  • Where?
    Banjir terjadi di Bright Angel Creek, kawasan Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat, yang bermuara ke Sungai Colorado.
  • When?
    Banjir terjadi pada Sabtu (29/8/2026). Jenazah seorang pria ditemukan pada Minggu (30/8) malam.
  • Why?
    Hujan deras mengguyur kawasan ngarai saat Grand Canyon memasuki periode musim hujan atau monsun.
  • How?
    Arus deras membawa lumpur dan bebatuan, menghancurkan sejumlah jembatan, serta membuat pencarian sulit. Lebih dari 60 orang dievakuasi menggunakan helikopter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang harus diprioritaskan setelah banjir Grand Canyon?
Vote Now

Banjir besar datang di Grand Canyon, Arizona. Satu orang meninggal dan sekitar 15 orang belum ditemukan. Banyak orang di dalam ngarai dibawa pergi dengan helikopter. Air deras membawa batu dan lumpur. Pipa air juga rusak. Sekarang petugas masih mencari orang yang hilang dan memantau tempat itu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang harus diprioritaskan setelah banjir Grand Canyon?
Vote Now

Evakuasi lebih dari 60 orang dengan helikopter menunjukkan upaya penyelamatan tetap berjalan di tengah jalur ngarai yang terdampak banjir. Keterlibatan NPS dan Departemen Keselamatan Publik Arizona dalam pencarian serta evakuasi tambahan membantu penanganan orang-orang yang belum diketahui keberadaannya, sementara pemantauan kawasan dilakukan untuk mengantisipasi banjir susulan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang harus diprioritaskan setelah banjir Grand Canyon?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Banjir bandang menerjang kawasan Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat, menyebabkan sedikitnya satu orang tewas dan sekitar 15 orang lainnya masih hilang atau belum diketahui keberadaannya. Bencana tersebut juga memaksa puluhan wisatawan dan pengunjung dievakuasi dari dasar ngarai.

Layanan Taman Nasional Amerika Serikat (National Park Service/NPS) mengatakan, banjir terjadi pada Sabtu (29/8/2026) di Bright Angel Creek, aliran sungai yang bermuara ke Sungai Colorado. Arus deras membawa material bebatuan dan lumpur hingga mengubah bentang alam di sekitar kawasan tersebut.

Lebih dari 60 orang dievakuasi menggunakan helikopter dari dalam ngarai setelah banjir melanda. Tim penyelamat masih melakukan pencarian terhadap orang-orang yang belum diketahui keberadaannya.

Selain menelan korban jiwa, banjir juga merusak infrastruktur penting di Grand Canyon. Batu-batu besar terdorong masuk ke Sungai Colorado, sementara satu-satunya jaringan pipa yang memasok air bagi wisatawan dan penduduk setempat mengalami kerusakan.

1. Satu orang ditemukan tewas, 15 lainnya masih hilang

NPS mengatakan, jenazah seorang pria berusia 46 tahun ditemukan pada Minggu (30/8) malam di dekat Crystal Rapids, kawasan Sungai Colorado. Pihak kantor pemeriksa jenazah atau koroner Arizona turut berada di lokasi untuk menangani temuan tersebut.

Namun, hingga Minggu, sekitar 15 orang masih dilaporkan hilang atau belum diketahui keberadaannya. NPS meminta masyarakat yang memiliki informasi mengenai pendaki atau orang yang berkemah di kawasan terdampak untuk segera menghubungi pihak berwenang.

Banjir membuat operasi pencarian dan evakuasi menjadi semakin sulit karena sejumlah jalur di dalam ngarai terdampak derasnya aliran air. Departemen Keselamatan Publik Arizona juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi tambahan.

Salah seorang penyintas, Parth Desai, mengatakan dirinya tengah mendaki di jalur sempit Bright Angel Canyon bersama sejumlah dokter dan seorang penjaga taman ketika hujan deras tiba-tiba mengguyur kawasan tersebut.

“Kami melihat sungai meluap, air terjun muncul entah dari mana, batu-batu besar, lumpur, dan longsoran terjadi di mana-mana,” kata Desai, dilansir dari ITV, Senin (31/8/2026).

Ketika rombongan bergerak menuju Phantom Ranch, mereka kembali menghadapi ancaman ketika dinding material banjir setinggi sekitar satu meter bergerak ke arah mereka. Mereka kemudian berlari menuju kawasan yang lebih tinggi sebelum akhirnya diselamatkan menggunakan helikopter pada Sabtu malam.

2. Puluhan orang dievakuasi dari dalam ngarai

Banjir di Bright Angel Creek menyebabkan lebih dari 60 orang harus dievakuasi dari bagian dalam Grand Canyon. Arus deras juga menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan mengubah bentuk aliran sungai di kawasan tersebut.

Material berupa lumpur, bebatuan dan air dalam jumlah besar memperlebar dasar Bright Angel Creek. Banjir bahkan mengubah bentang sungai Colorado dengan memperluas jeram yang sudah ada atau kemungkinan membentuk jeram baru.

Peristiwa tersebut terjadi ketika kawasan Grand Canyon memasuki periode musim hujan atau monsun. Pada musim panas, badai petir dan hujan deras dapat muncul dengan cepat meskipun sebelumnya cuaca terlihat cerah.

NPS sebelumnya telah memperingatkan bahwa banjir bandang menjadi salah satu risiko utama bagi pengunjung Grand Canyon selama musim monsun. Kondisi geografis ngarai yang curam dapat membuat air hujan dari wilayah yang jauh dengan cepat mengalir ke jalur-jalur sempit di dasar canyon.

Karena kondisi tersebut, pengunjung yang berada di kawasan ngarai dapat menghadapi perubahan kondisi secara mendadak. Dalam kejadian kali ini, derasnya aliran air membawa material dalam jumlah besar dan membuat sejumlah jalur tidak dapat digunakan.

3. Pipa air utama rusak, penginapan ditutup

Kerusakan paling signifikan lainnya terjadi pada jaringan pipa air yang memasok Grand Canyon Village. Pipa tersebut merupakan satu-satunya saluran utama air bersih untuk wisatawan dan sekitar 1.600 penduduk di kawasan tersebut.

Grand Canyon merupakan salah satu taman nasional paling populer di Amerika Serikat dan menerima sekitar enam juta pengunjung setiap tahun. Karena kerusakan pipa, persediaan air minum di kawasan tersebut menjadi sangat terbatas.

NPS mengatakan, keterbatasan pasokan air membuat wisatawan tidak dapat menginap di penginapan dan hotel yang berada di dalam taman nasional mulai Senin (31/8).

“Langkah-langkah ini sangat penting untuk memastikan keselamatan dan keberlanjutan sumber daya air,” kata pihak Grand Canyon National Park dalam pernyataannya.

Kerusakan tersebut juga menjadi pukulan bagi upaya jangka panjang untuk memodernisasi jaringan pipa air Grand Canyon. Sistem tersebut selama ini menjadi infrastruktur vital yang menopang aktivitas jutaan wisatawan sekaligus kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan taman nasional.

Sementara itu, operasi pencarian terhadap warga yang masih hilang terus dilakukan. Petugas juga masih memantau kondisi kawasan untuk mengantisipasi banjir susulan, terutama karena hujan dan badai dapat kembali terjadi selama musim monsun.

Pilih prioritas penanganan banjir Grand Canyon

Mana yang harus diprioritaskan setelah banjir Grand Canyon?

See More
Pencarian orang hilang
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Perbaikan pasokan air

Editorial Team

Related Article