Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Korban Tewas Banjir Thailand Bertambah Jadi 19 Orang di 23 Provinsi

2 min read
Korban Tewas Banjir Thailand Bertambah Jadi 19 Orang di 23 Provinsi
ilustrasi banjir (pexels.com/Dibakar Roy)
  • Banjir besar melanda 23 provinsi Thailand, menewaskan sedikitnya 19 orang dan merendam sekitar 580 ribu rumah. Bangkok menetapkan status zona bencana setelah hujan hampir 300 milimeter dalam 48 jam.
  • Dampak banjir mengganggu layanan kesehatan: 22 dari 49 fasilitas terdampak berhenti beroperasi, sementara 1.500 pasien terbaring dipindahkan. Pemerintah menetapkan libur khusus di empat wilayah.
  • Ribuan warga mengungsi dan lebih dari 80 ribu orang masih terjebak di rumah, mengandalkan bantuan perahu. Hujan mulai mereda, tetapi sejumlah kawasan Bangkok tetap terdampak parah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Banjir besar yang melanda 23 provinsi di Thailand telah menewaskan sedikitnya 19 orang, dengan mayoritas korban meninggal akibat tenggelam dan sengatan listrik, menurut data Kementerian Kesehatan Thailand pada Senin (28/9/2026). Status zona bencana diberlakukan di seluruh Bangkok setelah hujan ekstrem mencapai hampir 300 milimeter dalam 48 jam.

Bencana tersebut turut merendam sekitar 580 ribu rumah di berbagai wilayah Thailand, dengan kerugian materi diperkirakan mencapai 466 juta dolar AS (setara Rp8,39 triliun). Di Bangkok, limpasan banjir berdampak pada sekitar 700 ribu penduduk atau setara 329 ribu rumah tangga.

  1. 1. Banjir Bangkok mengganggu layanan kesehatan

    ilustrasi rumah sakit (pexels.com/Pixabay)
    ilustrasi rumah sakit (pexels.com/Pixabay)

    Banjir juga menghambat pelayanan kesehatan hingga memerlukan evakuasi medis dalam jumlah besar. Menurut laporan Anadolu Agency, dari 49 fasilitas kesehatan yang terdampak, 22 unit menghentikan seluruh layanan, 3 unit hanya beroperasi sebagian, sementara 24 unit lainnya masih melayani pasien, sehingga Badan Administrasi Metropolitan Bangkok (BMA) memindahkan 1.500 pasien terbaring ke rumah sakit milik kota.

    Pemerintah menetapkan libur khusus selama dua hari di Bangkok, Nonthaburi, Pathum Thani, dan Samut Prakan untuk memusatkan penanganan keadaan darurat. Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt menyebut petugas memprioritaskan penurunan muka air di Kanal Prawet Burirom dan Lat Phrao agar genangan di jalan serta permukiman dapat dialirkan.

  2. 2. Warga Bangkok mengandalkan bantuan perahu

    ilustrasi banjir
    ilustrasi banjir (pexels.com/Jeffry Surianto)

    Ribuan warga mengungsi ke pusat evakuasi, sedangkan lebih dari 80 ribu orang masih terjebak di rumah dan mengandalkan pengiriman bantuan logistik melalui perahu. Warga Bangkok Chris Kenneth menceritakan pengalamannya menerobos banjir untuk mencari persediaan makanan yang semakin terbatas di toko dekat tempat tinggalnya akibat hujan deras yang terus berlangsung.

    Kenneth menilai informasi yang diberikan kepada warga perlu disampaikan secara jelas dan tepat waktu karena Bangkok memiliki kerentanan terhadap hujan lebat dan banjir.

    “Bangkok sangat rentan terhadap curah hujan lebat dan banjir, jadi saya pikir informasi yang tepat waktu dan jelas sangat penting,” kata Kenneth, dikutip Australian Broadcasting Corporation.

  3. 3. Hujan Bangkok mulai mereda

    ilustrasi hujan
    ilustrasi hujan (pexels.com/Tien Nguyen)

    Hujan mulai berkurang setelah sistem tekanan rendah bergerak menjauh dari kawasan tersebut, meski hujan monsun masih mengguyur wilayah timur Bangkok. Catatan curah hujan menunjukkan Nong Chok menerima 62 milimeter, Lat Krabang 55 milimeter, dan Min Buri 52 milimeter.

    Surutnya genangan membuat sebagian Jalan Phetchaburi kembali dibuka untuk kendaraan, sementara Jalan Vibhavadi Rangsit mulai lebih mudah dilalui. Sejumlah wilayah masih mengalami dampak paling parah, meliputi Lat Krabang, Bang Kapi, Khan Na Yao, Sai Mai, Suan Luang, Saphan Sung, dan Lak Si.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More