Jakarta, IDN Times - Pemerintah Korea Utara pada Jumat (2/10/2026), menolak tuduhan militer Korea Selatan terkait ledakan ranjau darat di Zona Demiliterisasi (DMZ). Otoritas Pyongyang menganggap tudingan bahwa pasukannya menanam bahan peledak tersebut tidak memiliki dasar bukti yang kuat.
Selain membantah keterlibatan, Korut menepis desakan permintaan maaf resmi dari Kementerian Pertahanan Korsel. Penolakan keras ini mempertegas kebuntuan komunikasi dan memperkeruh hubungan diplomasi di Semenanjung Korea.
