Presiden China Xi Jinping di Brazil pada 2024 (Vice-Presidência da República, CC BY 2.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/2.0>, via Wikimedia Commons)
Daftar pejabat yang dipecat mencakup mantan Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC) Zhang Youxia dan mantan Kepala Kantor Umum CMC Zhong Shaojun. Zhong merupakan mantan sekretaris pribadi Xi Jinping sejak sang presiden menjabat Ketua Partai di Zhejiang pada akhir 2002. Otoritas China baru kali ini mengonfirmasi pelanggaran hukum Zhong setelah mencopot statusnya sebagai deputi Kongres Rakyat Nasional pada Agustus lalu.
Sejumlah tokoh kunci militer yang mengawasi operasi dan urusan politik turut tersingkir dari partai. Mereka meliputi mantan Kepala Staf Departemen Staf Gabungan CMC Liu Zhenli, Sekretaris Komisi Politik dan Hukum CMC Wang Renhua, serta mantan Panglima Angkatan Darat Li Qiaoming. Mantan Komisaris Politik Komando Teater Timur Liu Qingsong dan mantan Komandan Komando Teater Utara Huang Ming juga masuk dalam daftar pemecatan.
Di jajaran sipil, partai memecat mantan Ketua Partai Wilayah Otonomi Xinjiang Ma Xingrui dan mantan Kepala Departemen Internasional PKC Liu Jianchao. Liu sempat digadang-gadang menjadi kandidat Menteri Luar Negeri sebelum menghilang dari publik pada pertengahan tahun lalu. Mantan Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi Jin Zhuanglong, mantan Ketua Komisi Regulasi Sekuritas Yi Huiman, mantan Ketua Wilayah Otonomi Guangxi Lan Tianli, serta mantan Ketua Wilayah Otonomi Mongolia Dalam Wang Lixia juga kehilangan kursi mereka.
"Xi tidak ragu menyingkirkan orang-orang yang pernah ia promosikan. Tindakan yang ia lakukan sesuka hati dengan sedikit perlawanan ini menegaskan betapa posisinya tidak tergoyahkan saat ini," kata peneliti non-residen Carnegie China, Chong Ja Ian, dilansir BBC.