Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri RI menegaskan kegiatan passing exercise antara KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan kapal perang China di perairan sebelah timur Taiwan, merupakan interaksi yang lazim dilakukan antarangkatan laut ketika kapal melintasi suatu kawasan.
Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan kegiatan tersebut bukan latihan perang bersama. Interaksi dilakukan secara terbatas selama KRI I Gusti Ngurah Rai-332 menjalani pelayaran kembali ke Indonesia.
KRI I Gusti Ngurah Rai-332 diketahui terlibat dalam manuver pelayaran terkoordinasi dan komunikasi taktis dengan kapal perang Honghe milik China pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi perhatian karena berlangsung di perairan sebelah timur Taiwan, kawasan yang sensitif di tengah meningkatnya aktivitas militer dan maritim China.
