Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BGN Luncurkan Situs Radar MBG, Masyarakat Bisa Awasi Dapur SPPG-Cek Menu

BGN Luncurkan Situs Radar MBG, Masyarakat Bisa Awasi Dapur SPPG-Cek Menu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono bertemu Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • BGN meluncurkan Radar MBG untuk memantau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, dari sekolah penerima hingga dapur SPPG.
  • Portal ini menampilkan menu, foto makanan, kandungan gizi, serta informasi dapur yang memasak makanan bagi penerima manfaat.
  • Sekitar 85 persen SPPG telah mengisi laporan digital, sementara pengawasan publik diharapkan mendorong perbaikan kualitas dapur, menu, dan layanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu akan memakai Radar MBG untuk memantau menu?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan portal pemantauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bernama Radar MBG. Situs tersebut memungkinkan masyarakat memantau pelaksanaan MBG, termasuk menu makanan yang diberikan kepada penerima manfaat hingga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memproduksinya.

Kepala BGN, Sudaryono, mengatakan Radar MBG disiapkan agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam pengawasan pelaksanaan program MBG. Tak hanya masyarakat umum, portal tersebut juga dapat dimanfaatkan orang tua siswa, guru, kepala sekolah, kepala daerah, hingga dinas terkait.

"Kami sudah menyiapkan portal di mana masyarakat, khususnya pihak terkait, orang tua, guru, kemudian kepala sekolah, dan kepala daerah, dinas itu bisa kemudian memonitor," ujar Dadan dalam konferensi pers di Gedung Kemendagri, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

  1. 1. Bisa cek menu hingga dapur yang memproduksi MBG

    BGN Luncurkan Situs Radar MBG, Masyarakat Bisa Awasi Dapur SPPG-Cek Menu
    SPPG menyiapkan paket makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

    Sudaryono menjelaskan, Radar MBG memungkinkan masyarakat mengetahui berbagai informasi mengenai makanan yang disajikan dalam program MBG. Informasi yang dapat dipantau antara lain sekolah penerima, menu makanan, foto menu, kandungan gizi, serta SPPG yang memasak makanan tersebut.

    "Termasuk masyarakat umum bisa memonitor di sekolah mana menunya apa, foto menunya ada, gizinya mana, dan dimasak di SPPG mana, itu bisa dicek melalui yang kami namakan Radar MBG," katanya.

    Menurut Sudaryono, keterbukaan informasi tersebut menjadi bagian dari upaya BGN meningkatkan pengawasan publik terhadap pelaksanaan MBG. Masyarakat dapat melihat secara langsung, apakah SPPG telah menjalankan proses produksi dan melaporkannya melalui sistem digital.

    BGN saat ini juga meningkatkan kewajiban bagi seluruh dapur SPPG untuk melaporkan proses produksi secara digital. Proses tersebut mencakup tahapan produksi makanan, mulai dari persiapan bahan hingga makanan dikemas dan dikirimkan kepada penerima manfaat.

    "Prosesnya namanya POP, proses produksi itu. Itu kami sedang tingkatkan untuk mewajibkan semua dapur itu kemudian secara digital melaporkan proses produksi," ujar Sudaryono.

  2. 2. Sebanyak 85 persen SPPG sudah mengisi laporan

    BGN Luncurkan Situs Radar MBG, Masyarakat Bisa Awasi Dapur SPPG-Cek Menu
    SPPG Palmerah menyiapkan paket makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (6/1/2025). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

    Sudaryono mengatakan sekitar 85 persen SPPG saat ini telah mengisi laporan proses produksi secara digital. Namun, masih terdapat SPPG yang belum melaporkan atau belum mengunggah dokumentasi proses produksi ke dalam sistem.

    Ia mengatakan kondisi tersebut dapat diketahui masyarakat ketika membuka Radar MBG. Jika foto atau informasi mengenai proses produksi suatu SPPG tidak muncul, hal tersebut menunjukkan dapur terkait belum melakukan pelaporan.

    "Nanti pasti ada yang tidak keluar gambarnya. Itu artinya SPPG-nya tidak melaporkan, tidak memfoto," katanya.

    Sudaryono berharap masyarakat tidak hanya menjadi pengguna informasi, tetapi juga ikut melakukan pengawasan. Jika informasi suatu SPPG tidak muncul secara berulang, kepala daerah, dinas terkait maupun komite sekolah dapat mendatangi dapur tersebut untuk meminta penjelasan.

    "Manakala anda buka kok belum muncul, besok kok belum muncul lagi, maka kami berharap apakah kepala daerah, apakah dinas, apakah juga komite sekolah itu bisa mendatangi dapur yang sebagaimana tertera dalam alamatnya," ujarnya.

  3. 3. Keterlibatan masyarakat penting

    BGN Luncurkan Situs Radar MBG, Masyarakat Bisa Awasi Dapur SPPG-Cek Menu
    SPPG menyiapkan paket makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (6/1/2025). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

    Sudaryono menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperbaiki kualitas pelaksanaan MBG. Pengawasan publik diharapkan tidak hanya mencegah terjadinya keracunan makanan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas menu dan pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat.

    "Sehingga partisipasi publik inilah yang kemudian kami harapkan perbaikan dari sisi kualitas dapurnya diperbaiki, kualitas menunya diperbaiki, kualitas layanan diperbaiki," kata dia.

    Menurut Sudaryono, memastikan tidak terjadi keracunan merupakan standar paling dasar dalam pelaksanaan MBG. BGN ingin program tersebut memberikan dampak yang lebih jauh melalui peningkatan kualitas makanan dan gizi anak.

    "Sehingga bukan hanya tidak keracunan. Tidak keracunan itu level paling rendah. Yang kita inginkan bukan hanya tidak keracunan, tapi yang kami inginkan adalah perbaikan menu, perbaikan gizi sebagaimana yang kita harapkan," ujar Sudaryono.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More