Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana untuk mengisi kembali Cadangan Minyak Strategis (SPR) negaranya menggunakan minyak dari Venezuela pada Minggu (30/8/2026). Langkah tersebut diambil menyusul tercapainya kesepakatan energi bilateral antara Washington dan Caracas pada akhir pekan lalu.
Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi AS di tengah lonjakan harga bahan bakar dan ketegangan geopolitik saat ini. Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump menyatakan bahwa proses pengisian cadangan minyak tersebut akan segera dimulai.
"Salah satu hal yang akan saya lakukan dengan minyak Venezuela adalah mengisi cadangan strategis nasional. Proses pengisian akan segera dimulai, dan ini merupakan hadiah dari Venezuela kepada rakyat Amerika Serikat," tulis Trump, dilansir The Hill.
