Jakarta, IDN Times - Pemerintah Nepal pada Rabu (2/9/2026) mengatakan pihaknya akan merekonstruksi sistem peringatan dini bencana yang ada di perbatasan Tibet, China, setelah diterjang banjir dan longsor pada 26 Agustus lalu. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pencegahan agar bencana katastropik seperti yang terjadi pekan lalu tidak memakan banyak korban di kemudian hari.
Pemerintah Nepal menambahkan, sistem peringatan bencana yang baru akan dilengkapi peralatan dengan teknologi lebih canggih. Beberapa di antaranya, seperti sensor seismik, kamera, dan sistem satelit. Sistem satelit nantinya akan digunakan oleh pihak berwenang untuk memantau tanda-tanda bencana dari luar angkasa. Cara ini dinilai lebih efektif untuk mendeteksi bencana yang akan datang.
