Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
China Ajak Indonesia Lawan ‘Unilateral Bullying’ Lewat Forum Global
Menlu China Wang Yi dalam joint press statement dengan Menlu Sugiono usai Dialog Strategis Komprehensif Indonesia-China. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
  • Wang Yi mengajak Indonesia dan China menolak perundungan sepihak serta politik kekuasaan melalui koordinasi di forum multilateral.
  • Kedua negara menegaskan komitmen memajukan kemitraan ASEAN-China berdasarkan prinsip sentralitas ASEAN.
  • Indonesia mendukung keketuaan China di APEC 2026 dan penyelenggaraan KTT APEC di Shenzhen pada akhir tahun ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mendukung koordinasi Indonesia-China di forum global?
Vote Now
Jumat (21/8/2026)

Sugiono menyampaikan dukungan Indonesia terhadap keketuaan China di APEC 2026 usai CSD perdana Indonesia-China di Jakarta.

akhir tahun ini

Indonesia mendukung China dalam menyelenggarakan KTT APEC di Shenzhen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mendukung koordinasi Indonesia-China di forum global?
Vote Now
  • What?
    Wang Yi mengajak Indonesia dan China menolak perundungan sepihak dan politik kekuasaan serta memperkuat koordinasi kebijakan.
  • Who?
    Menteri Luar Negeri China Wang Yi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Indonesia, dan China.
  • Where?
    Koordinasi dibahas di PBB, BRICS, ASEAN, serta CSD perdana Indonesia-China di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta.
  • When?
    Pernyataan Sugiono disampaikan usai CSD perdana Indonesia-China pada Jumat (21/8/2026).
  • Why?
    Untuk menjaga keadilan internasional dan kepentingan negara-negara berkembang di tengah dinamika geopolitik global.
  • How?
    Melalui perluasan kerja sama Empat Inisiatif Global, koordinasi kebijakan multilateral, kemitraan ASEAN-China, dan dukungan Indonesia untuk APEC 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mendukung koordinasi Indonesia-China di forum global?
Vote Now

Aku tahu Wang Yi mengajak Indonesia dan China bekerja bersama di tempat besar seperti PBB dan BRICS. Mereka mau menolak perundungan sepihak dan politik kekuasaan. Sugiono juga bilang Indonesia dan China ingin memajukan kerja sama ASEAN-China. Indonesia mendukung China memimpin APEC 2026 dan KTT APEC di Shenzhen pada akhir tahun ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mendukung koordinasi Indonesia-China di forum global?
Vote Now

Koordinasi Indonesia dan China di forum regional dan multilateral membuka ruang kerja sama yang mencakup PBB, BRICS, ASEAN, dan APEC. Komitmen pada sentralitas ASEAN serta dukungan untuk keketuaan China di APEC 2026 menunjukkan pembahasan kedua negara mencakup stabilitas kawasan, kerja sama ekonomi, pembangunan, dan komunitas Asia-Pasifik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mendukung koordinasi Indonesia-China di forum global?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengajak Indonesia bersama-sama menolak praktik unilateral bullying atau perundungan sepihak dan politik kekuasaan di tengah dinamika geopolitik global. Menurut Wang, kedua negara perlu memperkuat koordinasi untuk menjaga keadilan internasional dan kepentingan negara-negara berkembang.

Wang menilai Indonesia dan China sebagai dua negara berkembang besar memiliki kepentingan untuk memperkuat kerja sama, bukan hanya dalam hubungan bilateral, tetapi juga di berbagai forum regional dan multilateral.

Menurutnya, kolaborasi kedua negara dapat menjadi contoh bagi negara-negara Global South untuk menghadapi berbagai tantangan global.

1. Wang Yi ajak Indonesia tolak unilateral bullying dan politik kekuasaan

Menlu Sugiono dan Menlu China Wang Yi usai melakukan tete a tete di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (21/8/2026). (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Wang mengatakan Indonesia dan China sepakat meningkatkan koordinasi kebijakan di berbagai platform multilateral, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan BRICS.

“Kedua pihak juga sepakat memperluas kerja sama dalam kerangka Empat Inisiatif Global serta memperkuat koordinasi kebijakan di platform multilateral seperti PBB dan BRICS. Bersama-sama kita menolak perundungan sepihak (unilateral bullying) dan politik kekuasaan (power politics),” kata Wang.

Ia juga mengajak Indonesia dan China untuk mewaspadai upaya-upaya di kawasan yang dinilai dapat menantang hasil kemenangan Perang Dunia II atau memutar balik sejarah. Menurut Wang, kedua negara perlu bersama-sama menjaga keadilan internasional dan hak-hak sah negara berkembang.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks pembahasan kerja sama regional dan multilateral dalam CSD perdana Indonesia-China. Wang menyebut kerja sama kedua negara kini telah melampaui lingkup bilateral dan memiliki dampak yang lebih luas bagi kawasan serta dunia.

2. Indonesia-China juga perkuat kerja sama di ASEAN

Menlu China Wang Yi dan Menlu Sugiono dalam joint press statement usai Dialog Strategis Komprehensif Indonesia-China. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Dalam pertemuan tersebut, Sugiono mengatakan Indonesia dan China juga kembali menegaskan komitmen untuk memajukan kemitraan ASEAN-China berdasarkan prinsip sentralitas ASEAN.

“Berbicara mengenai kerja sama regional dan multilateral, kami menegaskan kembali komitmen bersama untuk memajukan kemitraan ASEAN-Tiongkok berdasarkan sentralitas ASEAN,” ujar Sugiono.

Bagi Indonesia, ASEAN tetap menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas kawasan. Karena itu, penguatan hubungan Indonesia-China juga diarahkan untuk mendukung terciptanya kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera.

Wang Yi menilai Indonesia dan China memiliki peran strategis dalam mendorong kerja sama di kawasan. Kedua negara, kata dia, dapat menjadi contoh bagaimana negara-negara Global South memperkuat solidaritas dan kerja sama untuk menghadapi berbagai tantangan.

3. Indonesia dukung China pimpin APEC 2026

Menlu Sugiono saat membuka pertemuan perdana Dialog Strategis Komprehensif Indonesia-China di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Selain ASEAN, Indonesia menyatakan dukungan terhadap keketuaan China di APEC 2026. Menlu Sugiono dalam joint press statement usai Dialog Strategis Komprehensif (CSD) perdana Indonesia-China di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026), mengatakan Indonesia mendukung China dalam menyelenggarakan KTT APEC di Shenzhen pada akhir tahun ini.

“Indonesia juga mendukung keketuaan Tiongkok (China) di APEC 2026 dan keberhasilan KTT APEC di Shenzhen pada akhir tahun ini,” kata Sugiono.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya kedua negara memperkuat kerja sama ekonomi dan pembangunan di kawasan Asia-Pasifik. China dan Indonesia juga sepakat mendorong pembangunan komunitas Asia-Pasifik.

Wang mengatakan kerja sama Indonesia-China di berbagai forum tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas. Menurutnya, sebagai dua negara berkembang besar, Indonesia dan China dapat berkontribusi lebih besar terhadap perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan maupun dunia.

Pilih pandanganmu soal koordinasi Indonesia-China

Apakah kamu mendukung koordinasi Indonesia-China di forum global?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article