Jakarta, IDN Times - Data pribadi Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani dilaporkan bocor dan disebarkan di jaringan dark web oleh kelompok peretas pro-Rusia pada Sabtu (7/11/2026). Aksi peretasan ini diduga kuat sebagai bentuk balas dendam atas sikap politik Italia yang selama ini konsisten mendukung Ukraina.
Menanggapi serangan siber tersebut, otoritas pertahanan siber dan Kejaksaan Roma langsung bergerak cepat menggelar penyelidikan untuk melacak pelaku. Di sisi lain, Pemerintah Italia menegaskan bahwa mereka tidak akan gentar menghadapi ancaman digital ini dan memastikan kebijakan luar negeri mereka terhadap Ukraina tidak akan berubah.