Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Helikopter Militer Italia Jatuh di Bosnia-Herzegovina, 4 Orang Tewas

2 min read
Helikopter Militer Italia Jatuh di Bosnia-Herzegovina, 4 Orang Tewas
potret helikopter militer (pexels.com/Leon Aschemann)
  • Helikopter militer Italia jatuh di Desa Gorice, Distrik Brcko, Bosnia-Herzegovina, saat menjalankan Operasi Althea Uni Eropa untuk mengawasi perjanjian perdamaian Dayton.
  • Insiden yang melibatkan 15 penumpang itu menewaskan dua tentara Italia dan dua anggota Korps Militer Relawan Palang Merah Italia; 11 korban selamat dirawat tanpa luka mengancam nyawa.
  • Perdana Menteri Giorgia Meloni dan pejabat Uni Eropa menyampaikan dukacita, sementara Kementerian Pertahanan Italia akan menyelidiki penyebab kecelakaan yang belum diketahui.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Helikopter militer Italia dikabarkan jatuh di Bosnia-Herzegovina pada Kamis (29/10/2026). Kementerian Pertahanan (Kemhan) Italia mengatakan, insiden tersebut menewaskan 4 orang dan melukai 11 lainnya. Korban tewas terdiri dari 2 tentara Italia dan 2 anggota Korps Militer Relawan Palang Merah Italia.

"Pada saat duka yang mendalam ini, pikiran saya terutama tertuju kepada keluarga para pahlawan yang gugur. Kepada siapa saya menyampaikan belasungkawa pribadi saya dan seluruh jajaran pertahanan. Tidak ada kata-kata yang mampu meringankan kehilangan yang begitu mendalam ini," kata Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, seperti dilansir Jerusalem Post.

  1. 1. Helikopter membawa total 15 penumpang

    Helikopter sedang terbang di udara.
    potret helikopter militer (pexels.com/Somchai Kongkamsri)

    Kemhan Italia menjelaskan, helikopter mereka yang jatuh tadi membawa total 15 penumpang. Helikopter tersebut jatuh di Desa Gorice, Distrik Brcko, saat sedang melakukan Operasi Althea, salah satu misi perdamaian dari Uni Eropa. Operasi tersebut bertujuan untuk mengawasi perjanjian Dayton, perjanjian perdamaian di Bosnia-Herzegovina.

    Dalam sebuah foto yang beredar di media, terlihat helikopter tersebut hancur lebur usai menghantam tanah. Ajaibnya, masih ada 11 korban selamat dalam insiden tersebut. Menurut Kemhan Italia, mereka juga tidak mengalami luka parah yang mengancam nyawa. Mereka semua saat ini sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat. 

  2. 2. Perdana Menteri Italia merespons jatuhnya helikopter militer di Bosnia-Herzegovina

    Giorgia Meloni sedang diwawancara oleh media.
    potret Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni (commons.wikimedia.org/European Union)

    Insiden nahas ini langsung direspons oleh Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni. Dalam pernyataannya, ia turut menyampaikan dukacita mendalam kepada para korban dan keluarganya. Ia juga meminta Kemhan Italia untuk membantu semua korban tewas maupun korban luka. 

    "Pikiran saya bersama para korban, keluarga mereka, dan semua orang yang, sebagai bagian dari misi untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di kawasan ini, mengalami saat-saat penuh penderitaan," kata Meloni dalam sebuah unggahan di media sosial X.

  3. 3. Penyebab kecelakaan masih diselidiki

    Ungkapan belasungkawa juga datang dari Kaja Kallas, Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan sekaligus Wakil Presiden Komisi Eropa. Ia menyebut orang-orang yang gugur dalam insiden tersebut sebagai pahlawan karena sedang melakukan misi perdamaian.

    “Saya sangat sedih atas kehilangan nyawa dalam sebuah Operasi Alhea. Kecelakaan helikopter terjadi di dekat Brčko, Bosnia dan Herzegovina. Saya turut berduka cita atas para korban, keluarga mereka, dan semua yang terkena dampak,” kata Kallas di X.

    Hingga saat ini, penyebab jatuhnya helikopter militer Italia tadi belum diketahui pasti. Kemhan Italia mengatakan, pihaknya akan melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap sebab utama dari insiden nahas tersebut. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More