Jakarta, IDN Times - Presiden Serbia, Aleksandar Vucic mengatakan bahwa akan mundur dalam waktu dekat. Ia pun mengumumkan pemilihan umum (pemilu) lebih awal untuk menentukan presiden dan anggota parlemen Serbia yang baru.
“Hari-hari ini adalah hari terakhir saya dan beberapa hari sebagai presiden Serbia. Setelah itu, saya akan mundur,” terangnya, dikutip dari RFE/RL, pada Minggu (28/6/2026).
Namun, Vucic tidak memberikan keterangan detail kapan ia akan mundur dan pemilu digelar. Sementara, masa jabatannya baru berakhir pada 2027 dan Vucic tidak diperbolehkan mencalonkan kembali.
