Jakarta, IDN Times - Para pemimpin di kawasan Eropa menyambut hasil pemilihan umum sela Amerika Serikat setelah Partai Demokrat diproyeksikan merebut kembali kendali Kongres pada Selasa (3/11/2026). Kemenangan proyeksi tersebut mencakup penguasaan atas Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat yang dinilai menjadi ganjalan bagi agenda legislatif Presiden Donald Trump.
Meski sebagian pihak menyambut hasil tersebut sebagai kemenangan demokrasi, respons hati-hati bermunculan karena perubahan peta politik di Washington dinilai belum tentu meredakan ketegangan transatlantik. Para pejabat serta analis memperingatkan Trump tetap memegang kendali eksekutif yang kuat dalam menentukan arah kebijakan perdagangan luar negeri dan sektor keamanan.