Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gaji PM Singapura Naik Jadi Rp50,1 M, Tertinggi di Dunia
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. (AFP/Pool/Ezra Acayan)
  • Paket remunerasi tahunan Perdana Menteri Lawrence Wong naik dari sekitar 2,2 juta menjadi 3,6 juta dolar Singapura.
  • Pemerintah Singapura menyebut kenaikan gaji diperlukan untuk menarik talenta berkompetensi tinggi ke dunia politik.
  • Kebijakan ini dikritik di tengah kekhawatiran tentang pekerjaan, PHK, inflasi, dan biaya hidup di Singapura.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kenaikan gaji pejabat politik Singapura tepat?
Vote Now
2007

Lee Hsien Loong berjanji menyumbangkan kenaikan gajinya kepada badan amal selama beberapa tahun.

pemilu 2011

People’s Action Party mengalami penurunan perolehan suara ke titik terendah dalam beberapa dekade. Ketidakpuasan terhadap gaji menteri dan kebijakan imigrasi menjadi faktor yang disorot.

Setahun kemudian

Pemerintah memangkas gaji para menteri.

Selasa (8/9/2026)

Lawrence Wong menyatakan di parlemen bahwa kenaikan gaji diperlukan untuk menarik talenta terbaik ke dunia politik.

kini

Pemerintah kembali menaikkan remunerasi pejabat politik. Kebijakan tersebut mendapat kritik di tengah kekhawatiran pekerjaan dan biaya hidup.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kenaikan gaji pejabat politik Singapura tepat?
Vote Now
  • What?
    Pemerintah Singapura menaikkan gaji tahunan menteri dan pejabat politik, termasuk paket remunerasi Lawrence Wong menjadi sekitar 3,6 juta dolar Singapura.
  • Who?
    Perdana Menteri Lawrence Wong, para menteri dan pejabat politik Singapura, serta warga Singapura terlibat dalam isu ini.
  • Where?
    Di Singapura, dengan pernyataan Wong disampaikan di parlemen.
  • When?
    Wong menyampaikan pernyataan di parlemen pada Selasa (8/9/2026).
  • Why?
    Pemerintah menyatakan kenaikan diperlukan untuk menarik talenta terbaik dan mengurangi hambatan finansial bagi mereka yang mempertimbangkan karier politik.
  • How?
    Gaji dasar menteri naik, sementara sebagian remunerasi dikaitkan dengan target ekonomi dan sosial seperti pengangguran, pertumbuhan pendapatan, dan GDP.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kenaikan gaji pejabat politik Singapura tepat?
Vote Now

Pemerintah Singapura menaikkan gaji Pak Lawrence Wong, perdana menteri di sana. Gajinya jadi sekitar 3,6 juta dolar Singapura setahun. Pak Wong bilang ini supaya orang-orang hebat mau masuk politik. Tetapi, beberapa warga tidak setuju karena mereka sedang khawatir tentang pekerjaan dan biaya hidup.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kenaikan gaji pejabat politik Singapura tepat?
Vote Now

Skema remunerasi yang dikaitkan dengan target ekonomi dan sosial menunjukkan bahwa sebagian pendapatan pejabat politik tidak semata-mata berupa pembayaran tetap. Pemerintah juga menempatkan kebijakan ini sebagai upaya membuka peluang bagi orang berkompetensi tinggi untuk mempertimbangkan karier politik, ketika pendapatan di sektor lain dapat lebih besar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kenaikan gaji pejabat politik Singapura tepat?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Singapura menaikkan gaji tahunan para menteri dan pejabat politik, termasuk Perdana Menteri Lawrence Wong yang saat ini menjadi pemimpin politik dengan bayaran tertinggi di dunia. Dalam skema baru tersebut, paket remunerasi tahunan Wong akan meningkat dari sekitar 2,2 juta dolar Singapura menjadi 3,6 juta dolar Singapura atau sekitar Rp50,1 miliar. Kenaikan tersebut mencapai lebih dari 60 persen dari pendapatan tahunannya saat ini.

Wong mengatakan kenaikan gaji pejabat politik diperlukan untuk membantu pemerintah menarik talenta-talenta terbaik Singapura, agar bersedia terjun ke dunia politik. Menurut dia, pemerintah tidak dapat menyamai pendapatan yang diterima sebagian pemimpin bisnis, tetapi setidaknya tidak boleh membuat faktor finansial menjadi hambatan yang terlalu besar.

“Saya yakin secara keseluruhan hal ini akan memberikan saya dan para perdana menteri di masa depan peluang yang lebih baik untuk meyakinkan warga Singapura yang kompeten agar bersedia maju, serta membangun tim terbaik yang mungkin bagi Singapura,” kata Wong dalam pernyataan di parlemen, Selasa (8/9/2026).

Namun, kebijakan tersebut mendapat sorotan di tengah kekhawatiran masyarakat Singapura mengenai keamanan pekerjaan, dan meningkatnya biaya hidup. Sejumlah warga bahkan mengkritik kenaikan gaji tersebut sebagai kebijakan yang tidak peka terhadap kondisi ekonomi yang sedang dihadapi masyarakat.

1. Gaji Wong menjadi gaji pemimpin tertinggi di dunia

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. (AFP/Yasuyoshi Chiba)

Sebelum kenaikan diberlakukan, Wong sebenarnya sudah menjadi pemimpin negara dengan gaji tertinggi di dunia. Ia saat ini menerima sekitar 2,2 juta dolar Singapura per tahun sebagai perdana menteri. Dengan skema baru, pendapatan tahunan Wong akan meningkat menjadi sekitar 3,6 juta dolar Singapura.

Jumlah tersebut jauh melampaui pendapatan sejumlah pemimpin negara lain. Chief Executive Hong Kong John Lee, misalnya, menerima sekitar 719 ribu dolar Amerika Serikat (AS) per tahun, sedangkan Presiden Swiss Guy Parmelin memperoleh sekitar 606 ribu dolar AS.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki gaji resmi sebesar 400 ribu dolar AS per tahun. Perdana Menteri Inggris Andy Burnham memperoleh sekitar 230 ribu dolar AS.

Kenaikan tersebut membuat kesenjangan antara gaji Wong dan pemimpin politik negara-negara lain semakin lebar. Pemerintah Singapura selama bertahun-tahun mempertahankan sistem remunerasi tinggi bagi pejabat politik, dengan alasan untuk menjaga kualitas pemerintahan sekaligus mengurangi insentif korupsi.

Pemerintah juga berargumen kompensasi yang kompetitif diperlukan agar pejabat publik tidak tergoda menerima suap. Singapura sendiri secara konsisten berada di jajaran negara dengan tingkat persepsi korupsi terendah menurut indeks tahunan Transparency International.

2. Wong ungkap sulit tarik talenta ke politik

Upacara penobatan Lawrence Wong jadi PM Singapura. (Dok X @lawrencewongST)

Wong mengakui gaji menteri Singapura selama ini mendapat sorotan karena nilainya jauh lebih tinggi dibandingkan pendapatan mayoritas masyarakat. Pendapatan bulanan median di Singapura saat ini sekitar 5.775 dolar Singapura.

Namun, dia mengatakan, pemerintah menghadapi persoalan lain yang menurutnya tidak kalah penting, yakni kesulitan mengajak orang-orang berprestasi untuk meninggalkan karier mereka dan masuk dunia politik.

Wong mengatakan ia pernah mencoba meyakinkan sejumlah pemimpin bisnis dan pejabat tinggi pemerintahan, untuk maju ke politik. Namun, sebagian dari mereka memilih tetap berada di sektor masing-masing.

Menurut Wong, pemerintah memang tidak bisa menyamai pendapatan yang diperoleh sejumlah eksekutif perusahaan besar. Meski demikian, pemerintah ingin memastikan perbedaan pendapatan tersebut tidak menjadi hambatan finansial yang terlalu besar bagi seseorang yang mempertimbangkan karier politik.

“Pemerintah tidak dapat menyamai apa yang diperoleh sebagian dari orang-orang ini, tetapi kami tidak membuat hambatan finansial menjadi terlalu tinggi bagi mereka untuk meninggalkan karier dan masuk ke dunia politik,” ujar Wong, dilansir dari BBC.

Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat membantu proses regenerasi kepemimpinan Singapura. Wong menilai kemampuan negara untuk mempertahankan pemerintahan yang efektif sangat bergantung pada kemampuannya menarik orang-orang dengan kompetensi tinggi untuk mengisi posisi politik.

3. Gaji menteri dikaitkan dengan kinerja ekonomi

Lawrence Wong kembali jadi PM Singapura. (x.com/@@LawrenceWongST)

Dalam skema baru, gaji dasar paket remunerasi menteri akan meningkat dari sekitar 1,1 juta dolar Singapura menjadi sekitar 1,2 juta dolar Singapura. Namun, Wong memperkirakan sebagian besar menteri dapat menerima sekitar 1,35 juta dolar Singapura pada akhir masa pemerintahan saat ini.

Hal itu dimungkinkan karena sebagian komponen gaji pejabat politik dikaitkan dengan kinerja. Besaran remunerasi tidak hanya bergantung pada gaji dasar, tetapi juga dapat meningkat berdasarkan pencapaian sejumlah target ekonomi dan sosial pemerintah.

Beberapa indikator yang menjadi pertimbangan antara lain tingkat pengangguran, pertumbuhan pendapatan, dan pertumbuhan produk domestik bruto atau GDP.

Pemerintah Singapura telah lama menggunakan sistem tersebut untuk menjelaskan bahwa remunerasi pejabat politik bukan sekadar pembayaran tetap, melainkan juga memiliki komponen yang berkaitan dengan hasil kerja pemerintahan.

Meski demikian, kebijakan ini kembali memicu kritik. Singapura saat ini menghadapi kekhawatiran mengenai pemutusan hubungan kerja, prospek pekerjaan bagi lulusan baru, serta tekanan inflasi dan biaya hidup.

Data pemerintah menunjukkan jumlah pekerja yang terkena PHK pada kuartal terakhir mencapai level tertinggi dalam lebih dari lima tahun. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat menilai kenaikan gaji pejabat politik kurang sensitif terhadap persoalan ekonomi yang mereka hadapi.

Di media sosial, sejumlah warga menyebut kebijakan itu tidak peka karena diumumkan ketika banyak masyarakat justru menghadapi ketidakpastian pekerjaan. Namun, ada pula yang mendukung kenaikan tersebut dengan alasan Singapura membutuhkan yang terbaik dari yang terbaik untuk menjalankan pemerintahan.

Isu gaji pejabat politik sendiri bukan hal baru dalam politik Singapura. Pada pemilu 2011, People’s Action Party (PAP) mengalami penurunan perolehan suara ke titik terendah dalam beberapa dekade. Ketidakpuasan publik terhadap gaji menteri dan kebijakan imigrasi menjadi salah satu faktor yang disorot dalam pemilu tersebut.

Setahun kemudian, pemerintah memangkas gaji para menteri. Namun, setelah bertahun-tahun tidak mengalami penyesuaian signifikan, pemerintah kini kembali menaikkan remunerasi pejabat politik dengan alasan kebutuhan regenerasi dan persaingan mendapatkan talenta.

Wong mengatakan dirinya memahami mengapa persoalan tersebut terus mendapat perhatian publik. Meski demikian, dia menilai pemerintah tidak bisa terus menghindari pembahasan mengenai gaji politik hanya karena isu tersebut sensitif secara politik.

Wong juga telah berkomitmen untuk menyumbangkan kenaikan gajinya sebesar 1,4 juta dolar Singapura atau sebesar Rp19,5 miliarlEE kepada badan amal selama lima tahun ke depan. Langkah tersebut sebelumnya juga pernah dilakukan pendahulunya, Lee Hsien Loong, yang pada 2007 berjanji menyumbangkan kenaikan gajinya kepada badan amal selama beberapa tahun.

Yuk pilih pendapatmu soal kenaikan gaji PM Singapura

Apakah kenaikan gaji pejabat politik Singapura tepat?

See More
Tepat untuk menarik talenta
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak tepat di kondisi saat ini

Curated For You

Editorial Team

Related Article