Presiden AS, Donald Trump (The White House, Public domain, via Wikimedia Commons)
Presiden Trump mengonfirmasi adanya ancaman plot yang sedang mengincar nyawanya. Ia mengungkap persoalan ini saat berbicara kepada wartawan di konferensi tingkat tinggi NATO di Ankara, Turki.
Trump meyakini para pemimpin Iran sangat menginginkan kematiannya menyusul negosiasi damai kedua negara yang goyah. Ia mengaku melihat namanya berada di semua daftar target pembunuhan milik Iran.
"Mereka ingin melenyapkan pemimpin AS, yaitu saya. Saya berada di setiap daftar target pembunuhan mereka," tutur Trump, dilansir Fox News.
Pemerintah Iran selama bertahun-tahun memang terus bersumpah untuk membalas dendam kepada Trump. Dendam historis ini dipicu oleh keputusan Trump yang memerintahkan pembunuhan Jenderal Iran Qassem Soleimani pada Januari 2020.
Ancaman tersebut kembali terdengar saat prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Ribuan pelayat di jalanan dilaporkan meneriakkan ancaman dan membentangkan spanduk yang menyerukan pembunuhan terhadap Trump.