Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan 28 Orang

Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan 28 Orang
ilustrasi kebakaran (unsplash.com/Jay Heike)
Intinya Sih
  • Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu Huiteng Shoes Co., Ltd. di Jinjiang, Fujian, menewaskan 28 orang dan menyebabkan kerusakan besar pada bangunan lima lantai tersebut.
  • Sebanyak 183 petugas pemadam dan 500 penyelamat dikerahkan untuk mengevakuasi 213 pekerja dari total 239 orang di lokasi, sementara Presiden Xi Jinping menyampaikan belasungkawa dan instruksi penanganan korban.
  • Pemerintah menahan manajemen pabrik, membekukan rekening perusahaan, serta membentuk komite khusus dan memerintahkan inspeksi nasional guna memperketat pengawasan keselamatan kerja di seluruh China.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sebuah kebakaran melanda pabrik pembuatan sepatu Huiteng Shoes Co., Ltd. di Provinsi Fujian, China bagian timur, pada Kamis (9/7/2026). Peristiwa ini mengakibatkan puluhan korban jiwa dan kerusakan parah pada bangunan pabrik.

Pemerintah segera mengerahkan petugas pemadam kebakaran untuk mengevakuasi korban di lokasi kejadian. Otoritas setempat juga langsung mengambil langkah hukum awal terhadap pihak manajemen pabrik.

1. Kronologi kebakaran dan proses pemadaman api

Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.04 siang di pabrik yang terletak di Desa Jiangtou, Kecamatan Chendai, Kota Jinjiang. Titik api diduga berasal dari ruang pelubangan bahan (punching workshop) di lantai dasar gedung beton berlantai lima tersebut.

Api menyebar dengan cepat karena banyaknya material sepatu yang mudah terbakar. Kondisi ini membuat puluhan pekerja terjebak, sehingga mereka terpaksa melarikan diri ke arah jendela dan atap gedung untuk menyelamatkan diri.

Sebanya 183 personel pemadam kebakaran dan 35 armada darurat dikerahkan ke lokasi. Dibantu lebih dari 500 petugas penyelamat, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul tiga sore waktu setempat.

"Petugas kami kesulitan mencapai lantai atas bangunan karena tangga dan jalan keluar terhalang oleh tumpukan bahan pembuat sepatu," kata Kepala Pemadam Kebakaran Kota Jinjiang, Du Zhenzhou, dilansir Channel News Asia.

Bahan kimia dan bahan sintetis yang terbakar juga mengeluarkan bau gas menyengat. Hal tersebut sempat menyebabkan gangguan pernapasan dan iritasi mata pada petugas di lapangan.

2. Tim penyelamat mengevakuasi 213 orang

Saat kebakaran terjadi, terdapat 237 pekerja pabrik dan dua petugas pengiriman barang di dalam gedung. Tim penyelamat berhasil mengevakuasi 213 orang ke tempat yang lebih aman.

Otoritas keselamatan China mengonfirmasi jumlah korban meninggal dunia mencapai sedikitnya 28 orang. Dua korban meninggal di rumah sakit, sedangkan 26 pekerja lainnya ditemukan tewas di dalam bangunan.

Presiden China, Xi Jinping, menyampaikan dukacita mendalam atas kecelakaan kerja ini. Ia memerintahkan kementerian terkait untuk memprioritaskan perawatan medis bagi korban luka dan mendampingi keluarga korban.

"Kami akan memaksimalkan operasi pencarian dan penyelamatan, serta memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban yang terdampak," ujar Xi Jinping, dilansir The Star.

Tragedi ini menambah daftar panjang kasus kecelakaan kerja di kawasan industri China. Pemerintah pusat kini menghadapi desakan publik untuk memperketat pengawasan standar keselamatan kerja di pabrik-pabrik.

3. Penyelidikan hukum dan pengawasan keselamatan kerja

Kepolisian setempat langsung menahan pemilik pabrik Huiteng Shoes Co., Ltd. beserta jajaran manajemen perusahaan. Pemerintah juga membekukan seluruh rekening bank perusahaan untuk kepentingan penyelidikan dan ganti rugi korban.

Otoritas Provinsi Fujian telah membentuk komite khusus yang terdiri dari lima kelompok kerja untuk menangani dampak bencana. Perwakilan Departemen Manajemen Darurat Provinsi Fujian juga diturunkan ke lokasi untuk memimpin koordinasi.

Pekerja yang selamat kini ditempatkan di lokasi penampungan sementara untuk mendapatkan pendampingan psikologis serta bantuan logistik. Petugas terus memantau area sekitar pabrik guna mencegah potensi bahaya susulan.

"Seluruh pekerja dan warga yang selamat telah kami pindahkan ke area aman untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," kata Staf Humas Pemerintah Daerah Jinjiang, Xie.

Merespons insiden ini, Perdana Menteri Li Qiang memerintahkan Komisi Keselamatan Kerja Dewan Negara untuk menggelar inspeksi keselamatan kerja secara nasional. Langkah ini diharapkan dapat mencegah kecelakaan serupa di masa depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella

Related Articles

See More