Jakarta, IDN Times – Pemerintah Irak mencatat rekor penyitaan besar dalam pemberantasan korupsi dengan mengamankan total 375 kilogram emas. Berdasarkan laporan The National News, Dewan Yudisial Tertinggi (DJT) Irak mengumumkan bahwa sebanyak 358 kilogram emas disita di wilayah Kurdistan melalui operasi khusus yang dipimpin Presiden DJT, Hakim Faiq Zidan.
Sementara dalam operasi terpisah, penyelidik menemukan tambahan 17 kilogram emas. Seluruh barang bukti tersebut kini telah diserahkan kepada Bank Sentral Irak (CBI).
Penyitaan ini merupakan kelanjutan dari kasus Adnan Al Jumaili, mantan Wakil Menteri Minyak Urusan Pemurnian yang ditangkap bulan lalu atas dugaan korupsi terkait kontrak kilang minyak.
