Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran mengatakan bersedia membuka Selat Hormuz dalam 2 hari ke depan. Namun, syaratnya, Amerika Serikat (AS) harus mematuhi terlebih dahulu semua syarat yang sudah diberikan. Jika Washington bersedia mematuhi semua syarat tersebut, maka Selat Hormuz akan langsung dibuka dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.
"Kemungkinan untuk menerapkan rencana ini dalam dua hari merupakan indikasi lain dari pendekatan itikad baik Iran. Kami telah menyatakan bahwa jika tuntutan Iran dipenuhi, maka keamanan di Selat Hormuz dapat dipulihkan dan proses negosiasi dapat dilanjutkan dalam waktu singkat," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada Senin (2/11/2026), seperti dilansir The New Arab.