Jakarta, IDN Times - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dikabarkan kembali menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) yang ada di Kuwait pada Selasa (4/8/2026) pagi waktu setempat. Menurut sejumlah sumber anonim dari Timur Tengah, serangan itu dilakukan menggunakan tiga drone.
Sumber tadi menjelaskan, ledakan terdengar di hingga ke Provinsi Basra, Irak. Sebab, provinsi tersebut berbatasan langsung dengan wilayah teritorial Iran dan Kuwait. Ledakan itu berasal dari drone yang berhasil mengenai target. Media Iran, Tasnim News Agency, menjelaskan, kebakaran hebat terjadi di markas militer AS di Kuwait usai serangan terjadi.
