Jakarta, IDN Times - Pasukan militer Israel meningkatkan serangan di kawasan selatan Lebanon pada Jumat (30/10/2026) dengan meledakkan sejumlah rumah warga serta melancarkan tembakan artileri dan senapan mesin. Gempuran tersebut menyasar permukiman di Distrik Bint Jbeil, Marjayoun, Nabatieh, Tyre, dan beberapa lembah di sekitar perbatasan.
Rentetan serangan ini terjadi setelah tembakan artileri Israel dilaporkan menghantam total 16 wilayah di Lebanon selatan sepanjang Kamis (29/10/2026), yang berlanjut hingga malam hari. Peristiwa ini juga berlangsung usai pertemuan teknis militer antara pihak Beirut dan Tel Aviv di Amerika Serikat berakhir tanpa kesepakatan bersama.
