Pembangunan rumah baru di permukiman ilegal Israel, Eldad, selatan Betlehem, Tepi Barat. (Trocaire, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)
Dua tender yang diterbitkan otoritas Israel mencakup lahan di permukiman ilegal Oranit yang dibangun di atas tanah milik Kegubernuran Qalqilya. Menurut laporan WAFA, total 91 unit hunian tersebut tersebar di tujuh kompleks perumahan. Proyek ini terbagi atas 86 unit hunian bertingkat dan lima unit hunian bertingkat rendah.
Tender pertama, yakni tender nomor 224/2026, diterbitkan pada Kamis (5/11/2026) dan mencakup empat kompleks perumahan untuk 86 unit hunian bertingkat. Masa pengajuan penawaran dijadwalkan dibuka pada 15 November dan ditutup pada 21 Desember. Pihak komisi mencatat tender ini resmi diumumkan per tanggal publikasi meski dokumen rincinya belum tersedia sebelum proses lelang dimulai.
Adapun tender nomor 228/2026 telah dipublikasikan pada Selasa (3/11/2026) untuk tiga kompleks yang mencakup lima unit hunian bertingkat rendah. Proses pengajuan penawaran dijadwalkan dibuka pada 16 November dan ditutup pada 29 Desember. Komisi menegaskan bahwa angka 91 unit tersebut hanya mewakili jumlah dalam pengumuman tender, bukan unit yang telah mulai dibangun atau telah diberikan kontrak kerjanya kepada perusahaan konstruksi.