Jakarta, IDN Times - Militer Israel mengumumkan rencana penutupan seluruh perlintasan darat menuju Tepi Barat saat hari pemilihan umum (pemilu) pada Selasa (27/10/2026). Selain menutup akses perbatasan, otoritas keamanan juga melarang para pekerja Palestina memasuki seluruh area permukiman dan kawasan industri selama hari pemungutan suara tersebut.
Keputusan yang telah disetujui jajaran pimpinan politik Israel ini diumumkan pada Minggu (25/10/2026) di tengah meningkatnya operasi militer di Kota Hebron. Langkah pengamanan tersebut diambil menyusul insiden penembakan oleh dua pria bersenjata Palestina di sebuah pos pemeriksaan pada Jumat (23/10/2026) yang menewaskan dua tentara Israel dan melukai tiga personel lainnya.
