Jakarta, IDN Times - Wakil Perdana Menteri Italia, Matteo Salvini, mengatakan bahwa pemerintahnya akan mengerahkan 500 tentara tambahan untuk mengamankan Milan. Langkah tersebut diambil menyusul kerusuhan selama dua hari terakhir, di mana para demonstran terlibat bentrokan dengan polisi, menjarah toko-toko, dan melakukan perusakan properti.
Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, memimpin rapat dengan para menteri dan pimpinan keamanan untuk membahas situasi tersebut. Pengerahan pasukan diperkirakan menjadi bagian dari paket langkah-langkah keamanan yang akan disahkan dalam rapat kabinet yang dijadwalkan pada Selasa (20/10/2026), dikutip dari The Guardian.
Kerusuhan di Milan bermula saat para pelajar dan mahasiswa, petani, serta pengemudi truk memimpin aksi protes berskala nasional pada Sabtu lalu, yang dipicu oleh meningkatnya biaya hidup. Namun, situasi memburuk selama akhir pekan setelah ratusan pengunjuk rasa dilaporkan membakar tempat sampah dan menjarah toko-toko di pusat kota.
