Jakarta, IDN Times - Pemerintah India memblokir sementara akses Telegram hingga 22 Juni 2026 setelah menemukan dugaan penyalahgunaan platform tersebut untuk penipuan terkait ujian masuk kedokteran nasional, NEET-UG. Kebijakan ini diterapkan menjelang ujian ulang yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026.
Selain memblokir aplikasi, pemerintah juga menonaktifkan sementara fitur edit pesan Telegram hingga 30 Juni 2026. Otoritas menyebut langkah tersebut diperlukan untuk menjaga integritas ujian dan mencegah penyebaran informasi menyesatkan terkait dugaan kebocoran soal.
