Jakarta, IDN Times – Cuaca ekstrem menerjang Prefektur Chiba di Jepang bagian timur hingga menewaskan sedikitnya empat orang dan memicu peringatan hujan level tertinggi untuk pertama kalinya. Bencana ini memutus aliran listrik, menggenangi jalanan, serta melumpuhkan jalur transportasi utama di tengah puncak musim liburan.
Penghentian layanan kereta membuat sekitar 6 ribu orang harus bermalam di Bandara Narita Tokyo, dari total hampir 7 ribu penumpang yang terdampak. Ratusan warga juga terjebak di Stasiun Chiba, sementara sekitar 1.700 orang memilih mengungsi di gedung pemerintah prefektur setempat.
