Jakarta, IDN Times - Jumlah pelayaran kapal di Selat Hormuz dikabarkan menurun drastis usai Amerika Serikat dan Iran kembali terlibat serangan pada pekan lalu. Kabar tersebut termuat dalam situs penyedia data maritim, Kpler, pada Senin (29/6/2026).
Menurut Kpler, hanya ada 38 kapal dagang yang berlayar di Selat Hormuz pada Sabtu (27/6/2026). Sementara itu, 22 kapal lainnya melintas pada Minggu (28/6/2026) pekan lalu. Jumlah ini jelas menurun karena biasanya ada ratusan kapal yang melintas di Selat Hormuz setiap harinya.