Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kabut Asap RI Kepung Malaysia, Warga Diimbau Tak Keluar Rumah
Kabut asap di Malaysia imbas dari Karhutla Kalimantan. (AFP/Mohd Rasfan)
  • Sebanyak 17 stasiun pemantauan kualitas udara di Malaysia tercatat berada dalam kategori tidak sehat pada Rabu pagi.
  • Sri Aman di Sarawak mencatat API tertinggi, 167, sementara sejumlah wilayah lain mendekati kategori sangat tidak sehat.
  • Otoritas Malaysia mengimbau warga membatasi aktivitas luar ruangan dan kelompok rentan memakai masker saat harus keluar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat udara tidak sehat, kamu pilih tetap keluar atau di rumah?
Vote Now
Rabu (26/8/2026)

Pada pagi hari, 17 stasiun pemantauan kualitas udara di Malaysia tercatat berada dalam kategori tidak sehat. Data DoE pukul 08.45 waktu setempat mencatat Sri Aman di Sarawak memiliki API tertinggi, 167.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat udara tidak sehat, kamu pilih tetap keluar atau di rumah?
Vote Now
  • What?
    Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah Malaysia dan 17 stasiun pemantauan mencatat kualitas udara kategori tidak sehat.
  • Who?
    Departemen Lingkungan Hidup Malaysia, otoritas kesehatan Malaysia, pemerintah Indonesia, serta masyarakat Malaysia terlibat dalam kondisi ini.
  • Where?
    Kondisi buruk terjadi di Sarawak, Lembah Klang, dan sejumlah wilayah Semenanjung Malaysia.
  • When?
    Pada Rabu (26/8/2026) pagi, data pemantauan mencatat 17 stasiun berada dalam kategori tidak sehat.
  • Why?
    Kondisi dipengaruhi kabut asap lintas batas dari Indonesia, kebakaran lokal, cuaca kering, curah hujan rendah, dan pembakaran terbuka.
  • How?
    DoE mengukur API di sejumlah wilayah, sementara pemerintah mengimbau pembatasan aktivitas fisik di luar ruangan dan penggunaan masker.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat udara tidak sehat, kamu pilih tetap keluar atau di rumah?
Vote Now

Asap dari kebakaran hutan dan lahan membuat udara di banyak tempat di Malaysia jadi tidak sehat. Ada 17 tempat yang memantau udara. Sri Aman di Sarawak paling tinggi angkanya. Pemerintah Malaysia meminta orang tidak banyak beraktivitas di luar. Anak-anak, ibu hamil, dan lansia perlu lebih hati-hati.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat udara tidak sehat, kamu pilih tetap keluar atau di rumah?
Vote Now

Pemantauan API oleh DoE memberi gambaran kondisi udara di berbagai wilayah Malaysia, termasuk daerah dengan angka tertinggi. Data tersebut menjadi dasar bagi otoritas kesehatan untuk menyampaikan langkah pencegahan. Pemerintah Indonesia juga telah meningkatkan penanganan karhutla melalui pemantauan titik panas, pemadaman darat, water bombing, dan modifikasi cuaca.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat udara tidak sehat, kamu pilih tetap keluar atau di rumah?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti sejumlah wilayah Malaysia. Pada Rabu (26/8/2026) pagi, sebanyak 17 stasiun pemantauan kualitas udara di Negeri Jiran tercatat berada dalam kategori tidak sehat.

Data Departemen Lingkungan Hidup Malaysia (Department of Environment/DoE) menunjukkan kondisi terburuk terjadi di sejumlah wilayah Sarawak dan Lembah Klang. Polusi udara di beberapa daerah bahkan mendekati ambang kategori sangat tidak sehat.

Kondisi tersebut terjadi ketika Malaysia masih menghadapi dampak kabut asap lintas batas yang dikaitkan dengan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, selain kebakaran lokal serta kondisi cuaca yang kering.

1. Ada 17 wilayah Malaysia tercatat tak sehat udaranya

Kabut asap di Malaysia imbas dari Karhutla Kalimantan. (AFP/Mohd Rasfan)

Berdasarkan data DoE pada Rabu pukul 08.45 waktu setempat, Sri Aman di Sarawak menjadi wilayah dengan indeks polusi udara (Air Pollutant Index/API) tertinggi di Malaysia dengan angka 167.

Serian menyusul dengan API 166, sementara Samarahan mencatat angka 162. Ketiga wilayah tersebut berada di Sarawak yang dalam beberapa hari terakhir menjadi salah satu kawasan dengan kualitas udara terburuk di Malaysia.

Dikutip dari Malay Mail, nilai di wilayah lain seperti Negeri Sembilan, mencatat API 162. Sementara itu, Cheras di Kuala Lumpur dan Putrajaya sama-sama berada di angka 159.

Shah Alam di Selangor mencatat API 158, setara dengan Johan Setia dan Seremban di Negeri Sembilan. Sementara itu, Batu Muda di Kuala Lumpur mencatat angka 152, diikuti Klang dengan 151, Banting 144, dan Petaling Jaya 123.

Kualitas udara buruk juga meluas ke sejumlah wilayah lain di Semenanjung Malaysia. Tangkak di Johor mencatat API 153, Bukit Rambai di Melaka 143, Alor Gajah 128, dan Taiping di Perak 108.

Dalam klasifikasi DoE, API 101-200 masuk kategori tidak sehat. Sementara itu, angka 201-300 dikategorikan sangat tidak sehat, sedangkan API di atas 300 masuk kategori berbahaya.

2. Malaysia soroti kabut asap lintas batas

Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda beberapa provinsi di Indonesia meluas sehingga menimbulkan kabut asap di sejumlah daerah di Malaysia. ANTARA FOTO/Rafiuddin Abdul Rahman

Kementerian Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan Malaysia sebelumnya memperingatkan bahwa kabut asap berpotensi terus menyelimuti sejumlah wilayah Negeri Jiran.

Kondisi tersebut dipengaruhi berbagai faktor, termasuk musim kering berkepanjangan, curah hujan rendah, serta pembakaran terbuka yang terjadi baik di Malaysia maupun negara-negara sekitar.

Di Sarawak, otoritas lingkungan mengidentifikasi kabut asap dari Indonesia serta kebakaran hutan dan lahan gambut lokal sebagai faktor utama memburuknya kualitas udara.

Sejumlah stasiun pemantauan di wilayah tersebut bahkan dilaporkan mendekati ambang batas kategori “sangat tidak sehat” dalam beberapa hari terakhir.

Kabut asap lintas batas kembali menjadi perhatian setelah kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia menyebabkan peningkatan aktivitas titik panas. Asap dari kebakaran tersebut dapat terbawa angin menuju negara-negara tetangga, terutama ketika kondisi atmosfer dan cuaca mendukung.

Pemerintah Indonesia sendiri sebelumnya telah meningkatkan penanganan karhutla dengan melakukan pemantauan titik panas, pemadaman dari darat, operasi water bombing menggunakan helikopter, serta operasi modifikasi cuaca untuk meningkatkan potensi hujan di wilayah terdampak.

3. Warga Malaysia diminta kurangi aktivitas di luar rumah

potret bendera Malaysia (pexels.com/Enam Sape)

Memburuknya kualitas udara membuat otoritas kesehatan Malaysia mengimbau masyarakat mengambil langkah pencegahan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.

Pemerintah mengimbau masyarakat membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan selama kualitas udara berada pada tingkat tidak sehat. Langkah tersebut ditujukan untuk mengurangi paparan polutan yang dapat mengganggu sistem pernapasan.

Kelompok rentan juga diminta memberikan perhatian lebih terhadap kondisi udara. Kelompok tersebut mencakup anak-anak, ibu hamil, lansia, serta orang yang memiliki penyakit pernapasan atau gangguan kardiovaskular.

Mereka disarankan mengambil tindakan pencegahan tambahan dan menggunakan masker pelindung ketika harus berada di luar ruangan.

Dengan kualitas udara yang masih buruk di sejumlah wilayah, terutama Sarawak dan kawasan perkotaan di Semenanjung Malaysia, perkembangan kabut asap diperkirakan masih menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat dalam beberapa hari ke depan.

Ikut pilih langkah saat kualitas udara tidak sehat

Saat udara tidak sehat, kamu pilih tetap keluar atau di rumah?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article